Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) terus memperluas pemanfaatan Kartu Kredit Indonesia (KKI) dengan menghadirkan skema cardless (tanpa kartu fisik). Melalui fitur baru ini, nasabah kini dapat menjadikan KKI sebagai sumber dana (source of fund) untuk berbagai transaksi QRIS, termasuk opsi QRIS cross border di luar negeri.
Direktur BCA, Santoso, menjelaskan bahwa pengajuan KKI dapat dilakukan secara mandiri oleh nasabah melalui aplikasi myBCA tanpa perlu menunggu kartu fisik diterbitkan.
"Kalau punya myBCA, langsung bisa apply untuk menambah KKI-nya. Hebatnya, KKI BCA ini langsung bisa menjadi sumber dana untuk transaksi QRIS," kata Santoso dalam konferensi pers BCA Expo, Rabu (19/8/2026).
Advertisement
Santoso menambahkan, fleksibilitas KKI BCA mencakup skema pemindaian merchant-presented maupun customer-presented. Bahkan, penggunaan KKI ini sudah terintegrasi dengan teknologi Near Field Communication (NFC) pada perangkat pintar.
"Kalau ada merchant QRIS yang show QR, langsung bisa transaksi. Customer juga bisa show QR-nya, bahkan bisa menggunakan NFC. Kalau punya handphone dan smartwatch, nasabah bisa transaksi dengan sumber dana kartu kredit KKI," ujarnya.
Terhubung QRIS Antarnegara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931917/original/069501000_1644645486-BCA2.jpg)
Tak hanya untuk kebutuhan dalam negeri, BCA juga menyiapkan KKI agar dapat terhubung dengan jaringan QRIS antarnegara (cross border).
"Setelah mudah, itu juga bisa menjadi sumber dana untuk transaksi QRIS cross border. Pada prinsipnya BCA siap, tetapi seperti industri juga akan siap," lanjut Santoso.
Dalam kesempatan yang sama, EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menegaskan bahwa keunggulan utama skema ini terletak pada kepraktisannya yang sepenuhnya digital.
"Sebenarnya itu cardless saja bedanya. Kalau biasa kita pakai fisik, ini pakai cardless. Kita bisa coba untuk skemanya dan nanti kita lihat bagaimana perkembangannya ke depan," ujar Hera.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4285001/original/066553900_1673179649-Target_Sektor_Wisata_2023-Angga-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327521/original/042881300_1787113384-Screenshot_2026-08-19_110246.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327540/original/081998800_1787114322-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-19T113749.557.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3931916/original/067335000_1644645485-BCA1.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325781/original/079738900_1786936222-email-attachment_2026_08_17_ariefhakim-at-klyid_dua-kebijakan-baru-bi-pedagang-bebas-potongan-transaksi-qris-diperluas-kartu-kredit-indonesia-mulai-jalan_1000411183.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325780/original/027183400_1786936201-email-attachment_2026_08_17_ariefhakim-at-klyid_dua-kebijakan-baru-bi-pedagang-bebas-potongan-transaksi-qris-diperluas-kartu-kredit-indonesia-mulai-jalan_1000411181.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320692/original/097894800_1786367909-Gambar_Pendukung_Artikel_-_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324325/original/041742200_1755847092-Image__1___1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311737/original/011781600_1785426154-Depositphotos_375654774_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4262477/original/011907100_1671104508-cashless-society-2-a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8962776/original/066691900_1782977031-IMG_9300.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4007077/original/011712400_1650961591-20220426-PPATK-Ivan-Yustiavandana-6.jpg)