Kemenkop Minta Manajer Koperasi Merah Putih Pahami Potensi Desa

Sebanyak 29.830 calon manajer Koperasi Merah Putih mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi sebelum ditempatkan di daerah.

Diterbitkan 24 Juli 2026, 19:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Koperasi (Kemenkop) meminta para manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) memahami potensi desa serta kebutuhan masyarakat sebelum menyusun strategi bisnis koperasi. Langkah tersebut dinilai menjadi kunci agar koperasi mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan warga.

Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop, Destry Anna Sari, saat membuka pelatihan manajer KDKMP di Satuan Pendidikan (Satdik) 2 Kodiklatal Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (24/7/2026).

Menurut Destry, keberhasilan KDKMP tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi juga kemampuan manajer dalam membaca potensi daerah, merancang strategi usaha, serta mengambil keputusan yang tepat sesuai kondisi di lapangan.

"Networking ini mahal, karena Anda akan jadi single fighter di KDKMP tempat Anda ditempatkan. Kenali koperasi itu membutuhkan apa," kata Destry dikutip dari Antara.

Ia meminta setiap manajer aktif membangun komunikasi dengan kepala desa, pengurus koperasi, serta masyarakat untuk memahami persoalan dan peluang usaha yang dapat dikembangkan.

Destry menjelaskan koperasi merupakan perusahaan berbasis komunitas. Karena itu, model bisnis yang dijalankan harus berangkat dari kebutuhan masyarakat, bukan sekadar menawarkan produk atau layanan.

Ia juga menekankan bahwa para manajer tidak cukup hanya memahami teori bisnis koperasi, tetapi harus mampu menerapkannya menjadi program yang berdampak langsung bagi masyarakat desa.

 

Kemampuan Membangun Jejaring

Pelatihan di Makassar diikuti 189 calon manajer KDKMP dan menjadi bagian dari 451 kelas pelatihan yang diselenggarakan secara serentak di berbagai daerah dengan kurikulum yang sama.

Dalam kesempatan tersebut, Pendiri The Local Enablers, Dwi Purnomo, yang menjadi fasilitator pelatihan menekankan pentingnya kepemimpinan serta kemampuan membangun jejaring bagi para manajer koperasi.

Menurut Dwi, pengelola KDKMP perlu memperkuat kolaborasi, baik dengan sesama pengurus koperasi, masyarakat, maupun berbagai mitra di luar desa. Jejaring tersebut dinilai dapat memperkuat ekosistem usaha koperasi sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis.

"Manajer harus berpikir memberikan solusi bagi masyarakat, tidak hanya berpikir menghasilkan produk. Produk itu sebagus apa pun, kalau tidak memberikan solusi, tidak akan menjadi value," kata Dwi.

Ia menambahkan, kehadiran KDKMP di berbagai daerah membawa harapan besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Karena itu, setiap manajer dituntut mampu mengelola koperasi secara profesional dengan berorientasi pada kebutuhan warga.

 

Materi 90 Jam Pelajaran

Secara nasional, sebanyak 29.830 calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih saat ini mengikuti pelatihan manajerial dan sertifikasi kompetensi sebagai bekal sebelum ditempatkan di koperasi di berbagai daerah.

Program pelatihan berlangsung pada Kamis-Selasa (17-29/7/2026) dan akan ditutup pada Jumat (31/7/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di 15 komando latihan, 61 satuan pendidikan, dan 451 kelas yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi selama 90 jam pelajaran yang mencakup 12 modul, 42 materi, dan 10 unit kompetensi. Kurikulum difokuskan pada penguasaan manajemen koperasi, pengelolaan keuangan, hingga pengembangan strategi bisnis yang sesuai dengan karakteristik daerah.

Setelah menyelesaikan pelatihan, seluruh peserta diwajibkan mengikuti sertifikasi kompetensi manajer KDKMP yang telah diakreditasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Sertifikasi tersebut diharapkan memastikan setiap manajer memiliki kompetensi yang memadai untuk mengelola koperasi secara profesional, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah tugasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6