Rupiah Ambruk ke Rp 18.129 per Dolar AS, IHSG Ikut Turun Hampir 3%

Tekanan berat pada rupiah dan pasar saham dipicu oleh ketegangan Selat Hormuz, isu outlook utang Indonesia, hingga intervensi BI.

Diterbitkan 08 Juni 2026, 12:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Nilai tukar rupiah kembali berada dalam tekanan pada perdagangan hari ini. Tak hanya rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga mengalami tekanan pada awal perdagangan Senin ini. 

Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, rupiah melemah cukup tajam ke level Rp 18.129 per dolar AS, seiring meningkatnya ketidakpastian global dan memburuknya sentimen terhadap pasar keuangan domestik.

Pelemahan rupiah juga diikuti oleh koreksi tajam di pasar saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat turun hampir 2,92% ke level 5.431.

"Hari ini Rupiah dibuka melemah cukup tajam. Tadi saya sudah infokan yaitu Rp 18.129. Kemudian IHSG pun juga mengalami penurunan. Hampir 2,92% di level 5.431," kata Ibrahim, Senin (8/6/2026).

Tekanan yang terjadi saat ini berpotensi berlanjut hingga akhir Juni apabila faktor-faktor pemicu belum mereda. Ibrahim menjelaskan, tekanan terhadap rupiah berawal dari meningkatnya tensi geopolitik di Timur Tengah. Konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Iran, serta memanasnya situasi di kawasan Selat Hormuz telah meningkatkan kekhawatiran pasar global.

Selain itu, konflik yang terus berlangsung antara Israel dengan Hamas di Palestina maupun ketegangan di Lebanon Selatan turut memperbesar risiko geopolitik. Kondisi tersebut mendorong investor global mencari aset aman, sehingga memperkuat posisi dolar AS.

Di sisi lain, data ketenagakerjaan Amerika Serikat yang lebih kuat dari perkiraan membuka peluang bagi bank sentral AS untuk mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama. Ibrahim menilai kebijakan moneter ketat tersebut membuat arus modal global cenderung kembali ke Amerika Serikat.

"Nah, dari informasi itu membuat dolar menguat, kemudian harga minyak juga naik," ujarnya.

 

Faktor Domestik Perburuk Tekanan terhadap Rupiah

Dari dalam negeri, Ibrahim menilai kenaikan harga minyak dunia berpotensi memperbesar kebutuhan valuta asing dan memberikan tekanan terhadap neraca berjalan Indonesia.

Menurutnya, peningkatan kebutuhan dolar dapat berdampak pada pelebaran defisit anggaran. Di saat yang sama, inflasi domestik juga menunjukkan tren meningkat, sementara surplus neraca perdagangan mulai menyempit dibandingkan periode sebelumnya.

Disisi lain, sentimen negatif semakin bertambah setelah muncul kabar penurunan outlook utang Indonesia oleh lembaga pemeringkat internasional serta spekulasi mengenai kemungkinan perubahan status pasar modal Indonesia dalam indeks global MSCI.

"Walaupun kita tahu bahwa baru pertengahan Juni ini MSCI akan mengumumkan. Tapi ini sudah membuat Rupiah dan Indeks Harga Saham Gabungan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Kita harus tahu bahwa dalam perdagangan hari ini arus keluar modal sangat besar di pasar modal karena merosotnya mata uang Rupiah," ujarnya.

 

Intervensi Pemerintah dan BI

Ibrahim menuturkan pemerintah, Bank Indonesia (BI), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebenarnya telah melakukan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas pasar keuangan. Intervensi di pasar valas maupun pasar obligasi terus dilakukan guna meredam volatilitas.

Namun, upaya tersebut dinilai belum cukup kuat untuk mengembalikan kepercayaan pelaku pasar. Salah satu faktor yang menjadi perhatian investor adalah besarnya kebutuhan pembiayaan berbagai program pemerintah di tengah tekanan fiskal yang meningkat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Analisis komprehensif ini membahas tren pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), dampak rebalancing MSCI, rekomendasi saham terkini, pengertian dan komponen IHSG, serta faktor-faktor penggeraknya.
    Ihsg
  • liputan6
    Saham adalah hak yang dimiliki orang (pemegang saham) terhadap perusahaan berkat penyerahan bagian modal sehingga dianggap berbagai dalam pe
    Saham
  • liputan6
    Rupiah Indonesia adalah mata uang resmi yang berlaku di Indonesia.
    Rupiah
  • Nilai Tukar Rupiah
  • Kurs Dolar