Liputan6.com, Jakarta - Ekspor minyak Amerika Serikat (AS) melonjak menjadi 5,2 juta barel per hari (bpd) pada April 2026. Ekspor minyak AS ini naik lebih dari 30% dibandingkan 3,9 juta bpd yang diekspor pada Februari sebelum perang Iran.
Demikian diungkapkan berdasarkan data Kpler, dikutip dari CNBC, ditulis Rabu, (6/5/2026). Lonjakan ekspor minyak ini juga berdampak terhadap aktivitas Pelabuhan Corpus Christi.
Hal ini seiring kapal tanker dari seluruh dunia berbondong-bondong ke Pantai Teluk AS untuk memuat minyak mentah selama perang Iran. Pelabuhan Texas ini merupakan terminal ekspor minyak terbesar ketiga di dunia sebelum perang, setelah Ras Tanura di Arab Saudi dan Basra di Irak.
Advertisement
CEO Kent Britton menuturkan, Maret menjadi bulan tersibuk dalam sejarah Pelabuhan Corpus Christi. Kuartal pertama ini menjadi kuartal tersibuk yang pernah ada.
"Ekspor minyak telah meningkat menjadi sekitar 2,5 juta barel per hari sejak perang dimulai dibandingkan dengan 2,2 juta barel per hari tahun lalu,” kata Britton.
Ia menuturkan, lalu lintas kapal di Corpus Christi meningkat menjadi lebih dari 240 kapal pada Maret dibandingkan 200 kapal yang biasanya terlihat di pelabuhan tersebut dalam sebulan. “Ini adalah parade kapal tanker yang terus menerus datang dan pergi,” ujar dia.
Pembeli Asia
Corpus Christi menyumbang sekitar setengah dari ekspor minyak mentah AS pada April. Sedangkan Houston menyumbang sebagian besar sisanya, berdasarkan data dari Kpler.
Lalu Lintas Kapal Tanker Meningkat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4477887/original/010773400_1687477107-Harga_Minyak_Dunia_Freepik.jpg)
Sekitar 50 hingga 60 kapal tanker besar yang disebut kapal tanker minyak mentah sangat besar (VLCC) sedang menuju pelabuhan AS setiap hari. Saat ini, dua kali lipat volume yang terlihat tahun lalu, menurut data Kpler. VLCC biasanya dapat membawa hingga 2 juta barel.
Banyak dari kapal tanker tersebut berasal dari negara-negara Asia yang mengimpor minyak mereka dari Timur Tengah sebelum perang, kata Matt Smith, direktur riset komoditas di Kpler. Mereka sekarang beralih ke Pantai Teluk AS karena jalur perdagangan ke Teluk Persia melalui selat tersebut pada dasarnya tertutup.
“Pasar Asia membeli apapun yang bisa mereka dapatkan, jadi mereka banyak membeli minyak mentah,” ujar Smith.
Selain itu, Corpus Christi juga mengalami peningkatan besar dalam ekspor produk olahan ke Timur Tengah. Volume ekspor ke wilayah itu pada kuartal pertama lebih tinggi dari tahun lalu.
Advertisement
Ekspor Terbatas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723197/original/079083300_1705922196-fotor-ai-20240122181351.jpg)
Pengalihan rute kapal ke Pantai Teluk AS mungkin lebih merupakan tindakan darurat di masa perang daripada penyesuaian permanen pembeli Asia ke AS.
“Minyak mentah yang diproduksi AS merupakan pengganti yang buruk untuk minyak mentah Timur Tengah karena cara banyak kilang dikonfigurasi untuk mengoptimalkan bahan baku berat,” ujar Smith.
Smith menambahkan, ekspor minyak AS mungkin dibatasi di angka sedikit di atas 5 juta barel per hari hanya karena kapasitas dermaga. Kapasitas ekspor Corpus Christi maksimal sekitar 2,6 juta barel per hari karena keterbatasan jalur pipa, tetapi mungkin dapat menangani tambahan 500.000 barel per hari jika jalur pipa diperluas.
Smith menuturkan, AS, Amerika Latin, dan Afrika Barat dapat membantu memasok barel tambahan kepada pembeli di Asia yang membutuhkan. Namun, Timur Tengah adalah produsen minyak yang terlalu besar untuk digantikan. Sekitar 20% pasokan minyak global diekspor melalui selat tersebut sebelum perang.
"Ini adalah lubang yang tidak dapat ditutup,” kata Smith. “Jawabannya adalah memastikan pasokan yang aman dari Timur Tengah.”
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8673310/original/025399100_1782713964-cek_fakta_purbaya_pensiunan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668432/original/066093000_1782703201-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T101610.906.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471519/original/070085400_1782374653-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4166753/original/096704000_1663802133-Harga_Minyak_Dunia_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411598/original/098494900_1479704927-Amerika_Serikat.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8633516/original/070380800_1782633001-photo-collage.png__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8674531/original/079790200_1782716407-AP26177104053905.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259253/original/099827400_1781493084-AP26165774269127.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4864218/original/041026400_1718404435-AP24166759629724.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263966/original/082388400_1782038241-000_B7RC3ZV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5415752/original/060786800_1763419826-000_84BP8PA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525155/original/017274300_1782455154-AP26176798846634.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8452334/original/003376600_1782349228-ney.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8668326/original/051794500_1782703035-AP26179791541483.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563533/original/046149400_1776904156-AP26108447326306.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013695/original/083702900_1651632388-000_329D9V2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4066834/original/034753100_1656461868-Harga_Minyak_AFP.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5563534/original/033369400_1776904230-AP26108447289863.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258064/original/085561100_1781311459-AP26163743889781.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598184/original/051387700_1782570440-WhatsApp_Image_2026-06-27_at_20.32.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4195384/original/025249000_1666079493-34_-_Wall_Street.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4826293/original/061766900_1715176240-fotor-ai-20240508204951.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8525189/original/026743800_1782455197-usha_vance.jpg)