Strategi Ekspansi dan Inovasi Produk, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Bidik Pertumbuhan Penjualan 2026

AHI menargetkan pertumbuhan penjualan 2026 lewat ekspansi AZKO dan NEKA, inovasi produk smart home, serta penguatan strategi omnichannel.

Diterbitkan 17 April 2026, 15:58 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) setelah lebih dari tiga dekade berkiprah di industri ritel Tanah Air. Perusahaan memperkuat fondasi bisnis melalui penguatan merek AZKO sekaligus menghadirkan portofolio baru, NEKA, sebagai langkah menjaga relevansi dan daya saing di tengah dinamika industri ritel yang terus berkembang.

Sepanjang tahun 2025, AHI juga terus memperluas jangkauan layanan dengan membuka 27 toko baru AZKO. Rinciannya, 13 toko berada di luar Pulau Jawa dan 12 toko di Pulau Jawa di luar Jakarta. Ekspansi tersebut sekaligus menjangkau 15 wilayah baru seperti Palu, Pematang Siantar, Palangka Raya, Bukittinggi, Kolaka, hingga wilayah paling timur Indonesia seperti Abepura dan Sorong di Papua.

Dengan penambahan tersebut, hingga akhir 2025 AHI mengoperasikan 265 toko AZKO yang tersebar di 90 kota di Indonesia. Jumlah itu terdiri dari 177 toko di Pulau Jawa dan 88 toko di luar Pulau Jawa.

Di tahun yang sama, AHI juga memperluas segmentasi pasar melalui kehadiran merek NEKA, yang menghadirkan berbagai kebutuhan rumah dan gaya hidup dengan nilai belanja yang lebih terjangkau dan praktis. Sepanjang 2025, perusahaan telah membuka 10 toko NEKA yang berlokasi di wilayah Jabodetabek, Serang, hingga Pandeglang.

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk, Gregory S. Widjaja menyampaikan, “Transformasi yang kami jalankan sepanjang 2025 menjadi fondasi penting dalam memperkuat arah pertumbuhan AHI ke depan. Melalui AZKO, kami terus memperkuat relevansi dan kedekatan dengan pelanggan dengan menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka. Sementara itu, kehadiran NEKA merupakan bagian dari strategi kami dalam memperluas jangkauan ritel modern melalui konsep yang lebih terjangkau dan praktis. Ke depan, kami akan terus mendorong ekspansi, inovasi, serta penguatan kapabilitas bisnis untuk memastikan AHI tetap adaptif dan mampu menjawab dinamika kebutuhan pasar yang terus berkembang.”

Target Ekspansi dan Inovasi Produk di 2026

Memasuki tahun 2026, AHI menyiapkan langkah ekspansi yang lebih agresif untuk memperkuat pertumbuhan bisnis.

Perusahaan menargetkan pembukaan sekitar 25-30 toko AZKO, terutama di kota lapis kedua dan ketiga. Selain itu, AHI juga menargetkan ekspansi 40-50 toko NEKA di berbagai wilayah Indonesia.

Selain ekspansi fisik, perusahaan juga akan terus menghadirkan inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan konsumen, termasuk pengembangan kategori smart home dan smart kitchen.

“Memasuki tahun 2026, AHI akan melanjutkan strategi ekspansi dengan target pembukaan sekitar 25–30 toko AZKO, khususnya di kota lapis kedua dan ketiga, serta 40-50 toko NEKA di berbagai wilayah Indonesia. Kami juga akan terus menghadirkan produk inovatif yang relevan seperti kategori smart home dan smart kitchen, serta melanjutkan program rejuvenasi toko eksisting, seperti di AZKO Living World Alam Sutera, AZKO Kelapa Gading, AZKO Pondok Indah Mall 1 dan AZKO Living Plaza Bintaro, untuk meningkatkan pengalaman berbelanja,” tambah Gregory.

Perusahaan menargetkan pertumbuhan penjualan pada kisaran mid-to-high single digit di tahun 2026. Untuk mendukung strategi tersebut, AHI menyiapkan belanja modal (CapEx) sebesar Rp400-450 miliar yang difokuskan pada ekspansi bisnis serta penguatan infrastruktur operasional.

Strategi omnichannel juga terus diperkuat melalui pemanfaatan kanal digital. Hal ini didukung oleh dua studio live streaming yang berada di AZKO Living Plaza Bintaro dan AZKO Living World Alam Sutera untuk meningkatkan interaksi dengan pelanggan sekaligus mendorong pertumbuhan penjualan digital.

Komitmen ESG dan Tata Kelola Perusahaan

Di tengah ekspansi bisnis, AHI juga terus memperkuat komitmen terhadap prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sepanjang 2025, perusahaan menjalankan berbagai inisiatif seperti efisiensi energi di toko, pusat distribusi, serta alur distribusi. AHI juga memperkuat pengelolaan limbah melalui kolaborasi dengan mitra tersertifikasi.

Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah program BISA BAIK (Bersama Atasi Sampah Barang Elektronik) yang telah diperluas ke 25 toko AZKO di 18 kota di Indonesia, termasuk Medan, Surabaya, Semarang, Bogor, dan Bandung.

Sejak diluncurkan pada 2023, program tersebut telah mengumpulkan 6,3 ton sampah elektronik sebagai upaya mencegah pencemaran lingkungan sekaligus mengurangi limbah elektronik yang berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Selain itu, melalui program AZKO Berbagi Cahaya, AHI juga menyalurkan lebih dari 5.500 lampu LED hemat energi kepada masyarakat di berbagai wilayah Indonesia, termasuk rumah penduduk, puskesmas, sekolah, serta rumah ibadah seperti masjid, pura, dan gereja.

Program ini menjangkau berbagai daerah di luar pusat kota seperti Abepura, Sorong, Kolaka, Rantau Prapat, Pematang Siantar, hingga Singaraja di Bali. Ke depan, inisiatif ini ditargetkan menjangkau 30.000 rumah, 300 sekolah, dan 300 fasilitas publik di 80 kota di Indonesia hingga tahun 2030.

AHI juga menjalankan inisiatif pelestarian lingkungan melalui penanaman 4.300 pohon di tiga lokasi strategis, yaitu Kantor Pusat Jakarta Barat, Pusat Distribusi Jababeka, dan Cisauk Tangerang. Upaya ini diperkirakan mampu menyerap sekitar 1.539 ton CO₂e.

Selain itu, perusahaan juga mendistribusikan 5.200 bibit pohon kepada pelanggan di delapan kota, yaitu Tangerang, Jakarta, Bekasi, Depok, Cirebon, Bogor, Bandung, dan Semarang untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Dalam aspek tata kelola perusahaan, AHI mengacu pada standar ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). Standar tersebut menilai praktik perusahaan berdasarkan prinsip hak dan perlakuan setara terhadap pemegang saham, keberlanjutan dan ketangguhan, pengungkapan dan transparansi, serta tanggung jawab dewan.

Atas berbagai upaya tersebut, AHI kembali meraih penghargaan Indonesia’s Best Managed Companies 2025 dari Deloitte Private (Southeast Asia) untuk keempat kalinya.

Sepanjang tahun 2025, perusahaan juga meraih berbagai penghargaan lain seperti Service Quality Award 2025 untuk ke-15 kalinya berturut-turut, Transform Awards Asia 2025, Retail Asia Awards 2025, Padmamitra Award DKI Jakarta 2025, Indonesia Corporate Sustainability Initiatives (ICSI) Award 2025, serta Anugerah Ekonomi Hijau 2025.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6