Lewat Proyek Properti Ini, Panahome Deltamas Bidik Penjualan Rp 1,9 Triliun di 2026

Wilayah timur Jakarta masih memiiki daya tarik tersendiri sektor properti.

Diterbitkan 08 Februari 2026, 18:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

 

Liputan6.com, Jakarta - Wilayah timur Jakarta tetap menjadi salah satu episentrum pertumbuhan ekonomi regional, ditopang oleh konsentrasi kawasan industri, peningkatan konektivitas, stabilnya permintaan tenaga kerja produktif dan menjadi Proyek Strategis Nasional.

Tak pelak, total realisasi investasi di Kabupaten Bekasi mencapai sekitar Rp 61,8 triliun hingga triwulan III 2025, menjadikan Bekasi sebagai daerah dengan realisasi investasi tertinggi di Jawa Barat.

Hal ini menjadikan wilayah timur Jakarta masih menjadi magnet bagi industri properti, salah satunya yang dikembangkan oleh  PT Panahome Deltamas Indonesia lewat proyek properti SAVASA Kota Deltamas.

SAVASA telah membentuk ekosistem hunian terpadu yang mengintegrasikan fungsi residensial, pendidikan, dan komersial dalam satu kawasan. Kehadiran ekosistem ini secara nyata mendorong meningkatnya kebutuhan ruang usaha yang tidak hanya adaptif terhadap aktivitas sehari-hari penghuni, tetapi juga memiliki daya tahan bisnis serta potensi imbal hasil jangka panjang yang berkelanjutan.

“Memasuki tahun 2026 dengan keyakinan yang kuat. Permintaan pasar kini tidak hanya fokus pada hunian, tetapi juga pada aset komersial yang mampu menghasilkan pendapatan berkelanjutan (sustainability income). SAVASA kami siapkan sebagai kawasan yang siap tumbuh bersama investor,” ujar Presiden Direktur PT Panahome Deltamas Indonesia, Taishi Inagaki, Minggu (8/2/2026).

Pihaknya pun menargetkan unit terjual sebanyak 102 unit di di 2026, dengan nilai penjualan sekitar Rp 1,9 triliun. Sejalan dengan target tersebut, Panahome Deltamas Indonesia meresmikan gedung marketing gallery terbaru pada awal 2026 yang merupakan komitmen dan bagian dari pengembangan di SAVASA Kota Deltamas. Langkah ini menegaskan optimisme perusahaan terhadap prospek hunian dan komersial di kawasan Kota Deltamas yang dinilai semakin berkembang.

 

Menuju Perkembangan Pesat di 2026

Pada tahun ini, SAVASA melanjutkan pengembangan fasilitas kawasan mulai dari ruang hijau terbuka, lapangan basket di grande park, dan yang akan datang yakni mushola hingga taman tematik empat musim. Pengembangan ini menandai fase kawasan yang semakin mapan, mengingat hal ini merupakan faktor krusial dalam menurunkan risiko investasi properti.

Mengingat lokasinya yang strategis di Cikarang, maka tak heran jika SAVASA mencatat tren permintaan hunian yang kian positif. Berdasarkan data internal, harga sewa unit rumah di wilayah ini berkisar hingga Rp250 juta per tahun.

“Itu berarti, investor sangat mumpuni untuk meraup passive income sampai Rp250 juta per tahunnya jika berinvestasi pada salah satu hunian di SAVASA. Kombinasi antara kawasan yang terus bertumbuh, produk komersial yang tepat sasaran, serta ekosistem pendukung yang kuat menjadi fondasi utama kami dalam membangun kepercayaan investor di SAVASA,” tutup Inagaki.

 

Perencanaan Kawasan

Ke depan, SAVASA terus dikembangkan melalui perencanaan kawasan yang matang dengan menghadirkan deretan fasilitas unggulan, mulai dari area hijau dan taman tematik sebagai ruang interaksi warga, hingga penguatan area komersial strategis seperti CO Square dan SAVASA Point.

Seluruh pengembangan ini dirancang untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih baik sekaligus memperkuat nilai kawasan sebagai pusat aktivitas modern yang terintegrasi.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6