Hunian Warisan Bangsa Purwakarta Diluncurkan, Rumah SHM Mulai Rp 98 Juta

Hunian Warisan Bangsa Purwakarta resmi diluncurkan, tawarkan rumah SHM mulai Rp 98 juta dengan fasilitas kawasan terpadu.

Diterbitkan 30 Januari 2026, 17:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Peluncuran resmi kawasan Hunian Warisan Bangsa (HWB) Purwakarta pada akhir tahun lalu menandai hadirnya proyek perumahan terjangkau yang diklaim telah dilengkapi berbagai fasilitas dasar sejak tahap awal pengembangan. Kawasan ini dirancang bukan hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai lingkungan hunian yang aktif dan produktif.

HWB Purwakarta menawarkan rumah dengan harga mulai Rp 98 juta dengan status kepemilikan Sertifikat Hak Milik (SHM). Pengembang juga menyiapkan skema pembiayaan dengan tenor hingga 20 tahun dan cicilan mulai kisaran Rp 600 ribuan per bulan, sehingga menyasar kalangan pekerja dan keluarga produktif.

Manajemen menyebut kawasan ini dikembangkan sebagai hunian yang sudah berfungsi sejak awal, bukan sekadar proyek perumahan bertahap.

"Sejumlah fasilitas penunjang aktivitas warga disebut telah tersedia, mulai dari pusat kebutuhan harian, layanan keuangan, hingga sarana ibadah," jelas manajemen HWB Purwakarta, dikutip Jumat (30/1/2026).

Sebagai bagian dari penguatan fungsi sosial kawasan, HWB Purwakarta juga meresmikan Masjid Tajug Istimewa Nusantara pada 30 Januari 2026. Peresmian tersebut dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, yayasan, serta perwakilan manajemen kawasan.

Kehadiran fasilitas umum sejak fase awal pengembangan menjadi salah satu nilai tambah yang ditonjolkan dalam proyek hunian terjangkau ini.

 

Tampung 150 Jamaah

Masjid Tajug Istimewa Nusantara yang berada di dalam kawasan HWB Purwakarta dibangun di atas lahan sekitar 240 meter persegi dengan kapasitas hingga 150 jamaah. Fasilitas ini tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan warga.

Selain sarana ibadah, kawasan ini juga mengembangkan Zona Komersial Terintegrasi Griya Niaga sebagai pusat aktivitas bisnis di area utama perumahan. Area komersial ini terdiri dari ruko tiga lantai yang ditempatkan di koridor jalan utama kawasan.

Unit ruko memiliki ukuran standar 4 x 12 meter dan menghadap langsung ke boulevard utama selebar 16 meter. Setiap bangunan dirancang memiliki balkon serta didukung jaringan listrik bawah tanah untuk menjaga kerapian area usaha.

Pengembangan zona niaga ini ditujukan untuk membuka peluang usaha bagi penghuni maupun investor, sekaligus membentuk ekosistem ekonomi lokal di dalam kawasan hunian.

 

Ada Balai Pertemuan dan Ruang Komunitas

Dari sisi sosial, HWB Purwakarta juga dilengkapi balai pertemuan dan ruang komunitas yang dirancang untuk mendorong interaksi antarwarga. Fasilitas ini dimanfaatkan untuk kegiatan bersama dan penguatan komunitas lingkungan.

Aktivitas kawasan disebut telah berjalan rutin, termasuk bazaar kuliner dan pasar malam harian. Pada akhir pekan, kawasan diramaikan berbagai kegiatan hiburan dan komunitas seperti pertunjukan musik, pesta kembang api, lomba anak, senam bersama, hingga kegiatan sepeda santai.

Balai Nusantara yang menjadi ikon kawasan berkembang sebagai titik temu komunitas warga dan masyarakat sekitar.

Pada tahap peluncuran awal, pengembang menawarkan program diskon hingga 32 persen dengan booking fee mulai Rp 750.000 serta skema uang muka ringan.

Program ini ditujukan bagi pembeli awal, baik untuk dihuni maupun sebagai investasi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6