Info Banjir Jakarta: Jasa Marga Optimalkan Pompa Air di Ruas Tol Sedyatmo

Jasa Marga meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan akibat genangan di Ruas Tol Sedyatmo.

Diterbitkan 18 Januari 2026, 11:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tingginya curah hujan yang melanda kawasan Jabodetabek sejak Sabtu, 17 Januari 2026 kembali menyebabkan genangan di sejumlah titik Ruas Tol Sedyatmo. Hingga Minggu pagi, Jasa Marga masih melakukan penanganan di dua lokasi genangan.

Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R., menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan atas kondisi tersebut.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pengguna jalan akibat genangan di Ruas Tol Sedyatmo,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (18/1/2026).

Berdasarkan pantauan hingga pukul 06.45 WIB, dua titik genangan yang masih ditangani berada di Off Ramp Gerbang Tol (GT) Pluit 3 dan KM 31+000 A Off Ramp Rawa Bokor. 

Petugas pertama kali mendeteksi genangan di GT Pluit 3 pada pukul 04.12 WIB dan segera memastikan pompa air beroperasi normal. Namun, curah hujan yang terus meningkat dan berlangsung cukup lama menyebabkan limpasan air dari kawasan sekitar masuk ke saluran jalan tol.

Pada waktu yang bersamaan, genangan juga terjadi di akses keluar Rawa Bokor akibat meluapnya Kali Perancis. Kondisi tersebut menghambat aliran air di saluran sehingga menimbulkan genangan di badan jalan. Jasa Marga telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung–Cisadane untuk penanganan lanjutan.

“Petugas di lapangan terus berupaya mengurangi debit air dengan mengoperasikan total tujuh pompa di dua lokasi serta satu pompa mobile diakses Rawa Bokor,” kata Ginanjar.

Saat ini, petugas dari Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Jasamarga Tollroad Operator (JMTO), Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM), serta Kepolisian masih melakukan pengaturan lalu lintas dan percepatan penanganan genangan. Pengguna jalan diimbau tetap tertib mengikuti arahan petugas serta mempertimbangkan penggunaan akses alternatif melalui JORR 2 atau moda transportasi umum, khususnya bagi yang memiliki jadwal penerbangan mendesak menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Informasi terkini kondisi lalu lintas dapat diakses melalui call center Jasa Marga 14080, media sosial resmi Jasa Marga, dan aplikasi TRAVOY.

 

Tol Sedyatmo Terendam Banjir, Polisi Tutup Jalur B GT Pluit 3

Sebelumnya, Ruas Tol Sedyatmo kembali terendam banjir pada Minggu (18/1/2026). Polisi dan Jasa Marga pun turun tangan.

Genangan terpantau di dua titik, yakni GT Pluit 3 jalur A dan B serta Off Rawa Bokor/Tegal Alur. Rekayasa lalu lintas langsung diterapkan untuk mencegah kemacetan dan kendaraan mogok.

Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Dhanar Dono mengatakan, ketinggian air di GT Pluit 3 mencapai 30-40 sentimeter. Jalur B ditutup sementara dan dialihkan ke arah GT Kapuk.

“Jalur B dialihkan ke GT Kapuk. Jalur A masih bisa dilintasi kendaraan besar,” kata Dhanar saat dihubungi, Minggu.

Sementara di Off Rawa Bokor atau Tegal Alur, ketinggian air berkisar 10-15 sentimeter. Lokasi ini masih dapat dilalui seluruh jenis kendaraan.

Di sisi lain, Jasa Marga juga mengerahkan pompa air untuk mempercepat penyedotan genangan. Genangan di GT Pluit 3 terdeteksi sejak pukul 04.12 WIB akibat limpasan air deras dari kawasan sekitar.

 

Akses Keluar Rawa Bogor juga Tergenang

Pada waktu bersamaan, akses keluar Rawa Bokor ikut tergenang setelah Kali Perancis meluap dan menahan aliran air di saluran tol. Kondisi ini memperparah genangan di badan jalan.

"Jasa Marga berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane untuk penanganan lebih lanjut," ujar Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti R.

Pengguna jalan diimbau mengikuti arahan petugas dan mencari jalur alternatif, terutama bagi penumpang menuju Bandara Soekarno-Hatta.

"Saat ini beroperasi total 7 pompa di dua lokasi dengan tambahan 1 pompa mobile di akses Rawa Bokor untuk mempercepat penanganan genangan," ucap dia.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6