Liputan6.com, Jakarta PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) meminta Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) member restu pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) baru di Mempawah, Kalimantan Barat. Bahkan, PLTU itu diminta bisa beroperasi selama 30 tahun.
Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita mengatakan, PLTU itu bisa digunakan untuk menopang listrik pada smelter baru yang ditargetkan bisa mulai operasi pada 2029 mendatang.
"Kemudian juga dukungan (Kementerian ESDM) atas penggunaan dan pembangunan PLTU sebagai sumber energi listrik new aluminium smelter kita di Mempawah sampai dengan 30 tahun sejak COD, karena umur keekonomiannya dari smelter ini adalah 30 tahun," kata Melati dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI DPR, Kamis (20/11/2025).
Advertisement
Seperti diketahui, pemerintah saat ini berencana untuk mengalihkan penggunaan batu bara ke energi bersih, termasuk menyetop penggunaan PLTU. Kendati begitu, Melati berharap ada pengecualian untuk PLTU penopang energi ke smelter baru Inalum.
"Ini besar sekali harapan kami untuk exception terhadap pembangunan PLTU ini dapat dikeluarkan oleh Kementerian ESDM," ucapnya.
Dia juga berharap ada kepastian pasokan bagi pembangkit yang mengirimkan listriknya ke smelter Inalum. "Kemudian juga dukungan atas DMO batu bara untuk bahan baku PLTU pada oihak ketiga oenyedia listrik dsri new aluminium smelter mempawah, baik itu PLN maupun IPP-IPP lainnya," pintanya.
Â
Smelter Baru Butuh Listrik 1,2 GW
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4337595/original/008177700_1677325693-FOTO.jpg)
Sebelumnya, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) berencana membangun smelter baru di Mempawah, Kalimantan Barat. Total listrik yang dibutuhkan untuk operasional nantinya mencapai 1,2 gigawatt (GW).
Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita menyampaikan listrik itu perlu dipenuhi pada masa awal operasional di penghujung 2028 mendatang. Adapun, kebutuhan listriknya mencapai 932 megawatt (MW) dengan pasokan kapasitas terpasang 1,2 gigawatt (GW) untuk mengantisipasi pemadaman.
"New aluminium smelter itu dengan 600 ribu ton (kapasitas produksi) itu kita memerlukan 1,2 gigawatt (GW) instalasi terpasang," kata Melati dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VI, Kamis (20/11/2025).
Â
Advertisement
Listrik Tanpa Kedip
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4930398/original/019178100_1724833482-WhatsApp_Image_2024-06-25_at_17.35.11__1___1___1_.jpeg)
Dia mengatakan pasokan listrik diperlukan secara stabil atau tanpa kedip untuk menopang operasional smelter. Artinya, kebutuhan listrik itu harus konsisten sepanjang tahun.
"Karena memang musuh besar kami itu kalau listrik mati smelter kami tidak bisa recovery. Pot-nya langsung mati dan itu harus bangun lining baru untuk pot-nya. Jadi sangat berbahaya sekali kalau buat kami kalau availabilitynya itu kurang dari 100 persen," tuturnya.
Dia menjelaskan, pengadaan pembangkit listrik di smelter Mempawah itu tidak masuk dalam anggaran Inalum. Berbeda dengan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase I dan II yang dipasok dari pembangkit listrik pribadi milik Inalum.
"Jadi besar harapan kami, kami bisa beli listrik dari PLN," katanya.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264115/original/018567300_1782092996-Tugas__39_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258254/original/075445200_1781330306-Tugas__34_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263843/original/065734300_1782021578-Tugas__38_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5370367/original/028709700_1759546468-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-10-04T093301.745.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2221001/original/037858100_1744884266-1000040387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592069/original/009568400_1695950919-WhatsApp_Image_2023-09-28_at_17.17.06_7ea64abf.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/7029/original/065415200_1744906934-1000023100.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257116/original/079220400_1781213800-000_B6TP7D2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264149/original/054877000_1782096496-063_2282689905-Timnas_Mesir.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264181/original/054321300_1782097612-063_2282690679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260382/original/054470700_1781590662-063_2281748273.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264068/original/012778200_1782078495-000_B7TT4GU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264053/original/051807800_1782069676-Spain_s_Lamine_Yamal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264045/original/061909400_1782061462-063_2282633998.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264088/original/090012000_1782087024-000_B7TY6Z7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264089/original/060388300_1782087027-000_B7TZ2WM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8264097/original/098152700_1782090739-AP26172582885325.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260275/original/078184800_1781584802-Hamza_Abdelkarim.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5509352/original/079002400_1771681849-10cb965f-4920-44ad-9c07-ab991573bd1c.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472754/original/093722000_1768375044-Kejati_Sumut_Seret_Direktur_Utama_PT_PASU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4592069/original/009568400_1695950919-WhatsApp_Image_2023-09-28_at_17.17.06_7ea64abf.jpg)