Lippo Cikarang Cetak Marketing Sales Rp 1,2 Triliun hingga September 2025

Segmen penjualan rumah tapak dan apartemen serta unit komersial Lippo Cikarang mencatat pertumbuhan pendapatan signifikan dalam periode sembilan bulan pertama 2025. Lippo Optimistis dengan prospek kinerja sektor properti di Indonesia.

Diterbitkan 03 November 2025, 11:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) mencatatkan nilai pra-penjualan (marketing sales) Rp 1,2 triliun pada akhir September 2025. Angka ini setara dengan 73% dari target sepanjang 2025 yang mencapai Rp 1,65 triliun.

Presiden Direktur Lippo Cikarang Marlo Budiman menjelaskan, di periode yang sama, Lippo Cikarang membukukan pendapatan sebesar Rp 3,44 triliun, meningkat 251% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Peningkatan ini terutama berasal dari pendapatan serah terima rumah tapak, apartemen, unit komersial (ruko), lahan industri, serta kontribusi dari segmen non-properti melalui pengelolaan kawasan Lippo Cikarang Cosmopolis," jelas dia dalam keterangan tertulis, Senin (3/11/2025).

Segmen penjualan rumah tapak dan apartemen serta unit komersial mencatat pertumbuhan pendapatan signifikan masing-masing sebesar 683% dan 187% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, segmen pengelolaan kota juga memberikan kontribusi positif dengan pendapatan mencapai Rp 355 miliar.

Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp 670 miliar, dengan margin laba kotor sebesar 19%, mencerminkan keberhasilan Lippo Cikarang dalam menjaga profitabilitas di tengah momentum pertumbuhan.

 

EBITDA Positif dan Konsisten

Pada akhir September tahun 2025, Lippo Cikarang membukukan EBITDA sebesar Rp 363 miliar, tumbuh 43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. EBITDA margin tercatat sebesar 11% terhadap total pendapatan, mencerminkan efisiensi operasional dan pertumbuhan yang berkualitas.

Pra-penjualan sebesar Rp 1,2 triliun pada periode sembilan bulan pertama 2025 terutama didorong oleh tingginya permintaan terhadap produk residensial, khususnya rumah tapak dan unit komersial yang masing-masing menyumbang 60% dan 34% dari total marketing sales.

Segmen lahan industri turut memberikan kontribusi sebesar 6%. Hingga September 2025, Lippo Cikarang telah berhasil menjual sebanyak 1.154 unit, yang didukung oleh produk baru – Neo Top.

 

Luncurkan Produk Baru

Marlo Budiman menjelaskan, kinerja yang positif ini merupakan sinyal bahwa industri properti masih sangat prospektif, khususnya pada segmen hunian terjangkau dan premium, yang menunjukkan tren permintaan yang kuat dan berkelanjutan.

“Pada periode tahun 2025, kami berhasil mencapai 73% dari target pra-penjualan tahunan, didorong oleh minat tinggi terhadap produk rumah tapak dan komersial," kata dia. 

"Kami juga meluncurkan lini produk baru – Neo Top. Kami berkomitmen untuk menjaga kepercayaan konsumen dengan menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan memastikan proses serah terima berjalan sesuai jadwal,” ungkap Marlo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6