Peran Penting Medical Advisory Board Bagi Industri Asuransi

Medical Advisory Board berfungsi sebagai penasihat dalam aspek medis, terutama terkait kepatuhan medis dalam proses evaluasi klaim.

Diterbitkan 22 Oktober 2025, 16:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perusahaan asuransi untuk membentuk Medical Advisory Board sebagai bagian dari implementasi Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor 7/SEOJK.05/2025 tentang Penyelenggaraan Produk Asuransi Kesehatan.

Merespons hal tersebut, Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto mengatakan, keberadaan Medical Advisory Board memiliki peran strategis bagi perusahaan asuransi. Medical Advisory Board berfungsi sebagai penasihat dalam aspek medis, terutama terkait kepatuhan medis dalam proses evaluasi klaim, underwriting, deteksi potensi fraud, dan memberikan rekomendasi atas risiko kesehatan calon tertanggung, hingga pengembangan produk asuransi.

"Terdapat empat dasar pentingnya Medical Advisory Board bagi industri asuransi jiwa; Pertama adalah kompleksitas Industri Asuransi Kesehatan, yakni tingginya variasi kondisi medis pemegang polis dan risiko kesehatan membutuhkan pertimbangan profesional medis; Kedua, peran strategis Medical Advisory Board dalam manajemen risiko, dimana MAB dapat membantu perusahaan meminimalisasi risiko klaim tidak valid, fraud, serta memastikan fairness dalam penentuan manfaat," kata dia, Rabu (22/10/2025).

Ketiga, terkait Regulasi dan  Kepatuhan, dimana adanya kewajiban dari regulator (OJK, Kementerian Kesehatan, dsb.) agar perusahaan asuransi memiliki standar medis yang kuat, kredibel dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Dan yang terakhir, dengan keberadaan Medical Advisory Board di BRI Life akan meningkatkan kepercayaan customer dan memperkuat kredibilitas perusahaan dalam memberikan layanan kesehatan yang transparan & akurat,” imbuhnya.

Hal lain yang turut melatarbelakangi terbentuknya Medical Advisory Board di BRI Life ini adalah aspek klaim dan manfaat yang dicatatkan oleh BRI Life, khususnya pada dua tahun terakhir. 

Adapun Medical Advisory Board (MAB) atau Dewan Penasihat Medis (DPM), dibentuk untuk membantu perusahaan asuransi dalam memberikan nasihat dan rekomendasi terkait layanan medis yang diberikan oleh fasilitas pelayanan kesehatan. Tidak hanya itu MAB juga berperan penting dalam mendukung penguatan dan peningkatan kapabilitas digital BRI Life agar mampu melakukan analisis data layanan kesehatan secara lebih akurat. polis.

 

 

Pembayaran Klaim

Pembayaran klaim dan manfaat BRI Life di tahun 2024 sebesar Rp6,0 triliun, tumbuh sebesar 8.4% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai Rp5,6 triliun. Atas pembayaran klaim dan manfaat tersebut menunjukkan BRI Life terus berkomitmen dalam memenuhi kewajibannya kepada nasabah. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan perusahaan dalam memberikan rasa aman dan kepastian bagi seluruh pemegang polis.

Berdasarkan kondisi tersebut, BRI Life melakukan langkah preventif bersama tim Medical Advisory Board dalam memberikan nasihat medis, mendukung pelaksanaan telaah utilisasi (utilization review), dan memberikan masukan terhadap kualitas layanan kesehatan yang diberikan oleh fasilitas kesehatan nasabah BRI Life.

Penunjukan Medical Advisory Board BRI Life bukan sekadar memenuhi persyaratan, tetapi juga bagian dari strategi agar operasional bisnis tetap berkelanjutan di tengah tekanan inflasi medis dan risiko klaim tinggi.

 

Perusahaan Asuransi Lebih Adaptif

Dengan adanya rekomendasi medis independen dan pengawasan internal, perusahaan akan lebih adaptif dalam menghadapi regulasi baru, menjamin kredibilitas layanan, dan mengelola eksposur risiko secara efektif.

Aris memastikan, dalam mendukung rancangan Medical Advisory Board tersebut BRI Life telah didukung system teknologi informasi (TI) yang handal dan mumpuni, yang dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi potensi fraud yang kemungkinan terjadi.

"BRI Life berkomitmen untuk menindaklanjuti regulasi OJK melalui penerapan Medical Advisory Board serta penguatan sistem informasi berbasis teknologi yang efektif dan tepat guna, sekaligus memastikan layanan berjalan dengan prinsip kendali mutu yang optimal," tutup Aris.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    Asuransi merupakan sebuah layanan yang menawarkan penggantian atas risiko kerugian yang mungkin terjadi akibat peristiwa yang tak terduga.
    Asuransi
  • liputan6
    Otoritas Jasa Keuangan atau OJK adalah lembaga yang berfungsi untuk mengatur dan mengawasi seluruh kegiatan di sektor keuangan.
    OJK
  • Industri Asuransi