Bahlil: Lifting Minyak Tembus Rekor 619 Ribu Barel di 2 Bulan Terakhir

Dalam APBN 2025, angka lifting minyak nasional target di kisaran 605 ribu barel per hari. Simak realisasinya sampai saat ini.

Diterbitkan 14 Oktober 2025, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengumumkan, realisasi lifting minyak terus bertambah hingga melampaui target APBN 2025. Bahkan bisa menembus rekor hingga 619 ribu barel per hari dalam dua bulan terakhir.

"Laporan yang dari Kepala SKK migas ke saya per kemarin, di bulan September-Oktober (2025) itu bisa sampai dengan 619 ribu barel per day," ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Adapun dalam APBN 2025, angka lifting minyak nasional target di kisaran 605 ribu barel per hari. Jika dihitung secara kumulatif untuk periode Januari-Oktober 2025, produksi minyak jadi secara rata-rata sudah berada di angka 607 ribu barel per hari.

"Angka kumulatifnya dari Januari sampai dengan dengan Oktober kemarin, tanggal 5 ya, itu sudah rata-rata mencapai 605-607 ribu barel per day," ungkap Bahlil.

Dengan capaian tersebut, Bahlil optimistis realisasi lifting minyak nasional bisa mencapai target APBN 2025, bahkan melampauinya.

"Artinya target APBN di 2025 Insya Allah akan tercapai, bahkan lebih dari target lifting," dia menekankan.

 

608 Ribu Barel per 30 Juli 2025

Sebelumnya, Bahlil juga sempat mengumumkan bahwa lifting minyak harian per Rabu, 30 Juli 2025 telah menembus angka 608 ribu barel.

Menilik balik ke belakang, Bahlil menyampaikan bahwa sejak 2008-2024 lifting minyak nasional belum pernah mencapai target yang ditetapkan APBN.

Sebagai contoh di 2024, ketika realisasi produksi minyak siap jual hanya mencapai 579 ribu barel per hari. Dibawah target APBN 2024 sebesar 635 ribu barel per hari.

 

Belum Akumulatif

Adapun pada APBN 2025, target lifting minyak nasional tahun ini berada di kisaran 605 ribu barel per hari. Namun pada Rabu (30/7/2025), Bahlil melihat produksi minyak siap jual sudah menembus angka 608 ribu barel.

"Hari ini, saya baru keluar dari kantor, saya lihat di layar monitor yang online, sudah mencapai 608 ribu barel hari ini lifting kita. Tapi belum akumulatif ya," kata Bahlil dalam acara Energi Mineral Festival 2025 di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Kita doakan, saya mohon support, bahwa Insya Allah atas berkat dan arahan serta perintah bapak Presiden Prabowo, untuk lifting kita harus bisa mencapai target APBN," ungkap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6