Bukan Investasi Jangka Pendek, Maruarar Sirait Sambut Investasi China

Menteri Maruarar Sirait menuturkan bahwa ia sendiri telah menyaksikan pertumbuhan investasi dari China ke Indonesia yang terus meningkat selama satu dekade terakhir.

Diterbitkan 26 Agustus 2025, 13:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Maruarar Sirait menyoroti peningkatan investasi dari China sebagai cerminan hubungan diplomatik yang makin erat. Ini buktinya!

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menegaskan bahwa hubungan diplomatik Indonesia dengan China selama 75 tahun terakhir berjalan sangat baik. Salah satu indikatornya adalah peningkatan signifikan dalam nilai investasi dari kedua negara.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Maruarar, yang akrab disapa Ara, saat memberikan pidato kunci dalam acara perayaan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-China di Jakarta, Senin lalu.

“Indikasinya jelas, investasi dari kedua negara makin meningkat dari waktu ke waktu. Kunjungan para pemimpinnya juga makin intensif. Kerja sama dan acara bersama makin banyak. Saya pikir ini adalah tanda-tanda suatu hubungan yang saling menghargai, yang saling menguntungkan, dilandaskan saling percaya,” kata Ara dikutip dari Antara, Selasa (26/8/2025).

Menteri Ara menuturkan bahwa ia sendiri telah menyaksikan pertumbuhan investasi dari China ke Indonesia yang terus meningkat selama satu dekade terakhir.

 

Indonesia Terbuka

Ia mencontohkan salah satu proyek besar yang melibatkan investor China, yaitu proyek baterai kendaraan listrik di Karawang, Jawa Barat.

Proyek ini merupakan kolaborasi antara PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan perusahaan teknologi baterai terkemuka asal China, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL).

“Saya menyaksikan sendiri investasi yang cukup besar sudah mulai hadir dan juga akan disusul, saya dengar dari (CEO Danantara) Pak Rosan juga kemarin, cukup banyak investasi-investasi dari China yang akan masuk ke Indonesia dalam waktu yang kedepannya,” ucapnya.

Ara juga menegaskan bahwa Indonesia terbuka untuk investasi dari negara mana pun, asalkan mampu memberikan dampak positif bagi kepentingan bangsa. Ia secara spesifik menyatakan bahwa Indonesia tidak membutuhkan investasi jangka pendek. Menurutnya, Indonesia senantiasa mengedepankan kepentingan nasional dengan fokus menarik investasi yang bisa membuka lapangan pekerjaan dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

 

Tren Positif

Oleh karena itu, pada momen peringatan 75 tahun hubungan bilateral ini, Ara berharap akan lebih banyak lagi investasi jangka panjang yang hadir di Indonesia.

“Saya berani mengatakan China adalah negara yang tren sangat positif dalam investasi dan bisa saling menghargai dalam hubungan politik luar negeri antara Indonesia dan negara lain. Nah semoga itu bisa terus dilanjutkan dan itu akan juga positif bagi rakyat dan bangsa kami,” kata Ara.

Sebagai informasi tambahan, volume perdagangan bilateral Indonesia-China pada periode Januari-Mei 2025 tercatat mencapai 62,96 miliar dolar AS atau setara dengan sekitar Rp1.023 triliun. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Maruarar Sirait ialah seorang politikus fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
    Maruarar Sirait ialah seorang politikus fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
    Maruarar Sirait
  • liputan6
    Investasi adalah penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.
    Investasi
  • Negara dengan penduduk terbanyak di seluruh dunia. Negara ini telah berganti nama menjadi Republik Rakyat Tiongkok.
    Negara dengan penduduk terbanyak di seluruh dunia. Negara ini telah berganti nama menjadi Republik Rakyat Tiongkok.
    China