Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penguatan energi bersih di Indonesia. Termasuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa).
Dia menerangkan, timbunan sampah secara nasional menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Maka, opsi pemanfaatannya, termasuk dengan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah bisa dijajaki lebih jauh.
"Ini juga menjadi PR yang harus kita lakukan dan juga pemerintah sedang mendorong pembangkit listrik tenaga sampah," ucap Airlangga dalam Indonesia Connect by Liputan6, ditulis Sabtu (23/8/2025).
Advertisement
Dalam catatannya, pada 2023 timbunan sampah Indonesia mencapai 24 juta ton. Jika dihitung, jumlah itu bisa disirkulasikan yang setara Rp 426 miliar.
"Saat sekarang dari semua provinsi ini baru satu yang jalan yaitu PLT Sampah di Legok Nangka dan itu pun dibiayai oleh ASEAN Zero Emission Community di mana direncanakan ini bisa mendapatkan dana sebesar Rp 4 triliun," beber dia.
Â
Peran Anak Muda
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325341/original/004804000_1755960805-1000071677__2_.jpg)
Menko Airlangga melihat peran penting anak muda dalam agenda besar pengembangan PLTSa tadi. Misalnya, perhatian anak muda terhadap pemilahan sampah sejak dari rumah.
"Dengan generasi muda yang hadir dan banyak anak-anak muda kita sudah mulai paham mengenai renewable energy yang paling penting sekarang adalah managing sampah mulai dari rumah masing-masing," katanya.
"Karena kalau bicara sampah PLTSa, itu harapannya di daerah power plan-nya sudah tidak memilah sampah lagi. Jadi sampah harus dipilah, sampah logam, sampah plastik, botol plastik, sampah kertas itu semua bisa didaur ulang dan sampah organik sehingga PLTSA ini akan lebih efisien kalau mulai dari input sudah mulai dipisahkan," ujar dia.
Advertisement
Libatkan Danantara
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141748/original/001749500_1740381554-24_februari_2025-4.jpg)
Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan tengah mengebut regulasi untuk membangun sistem pengolahan sampah menjadi tenaga listrik. Menurutnya, konsep ini bisa dimanfaatkan oleh Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Pada tahap awal ini regulasi untuk membangun ekosistem itu akan dipermudah. Kemudian Danantara nantinya bisa masuk dalam konteks menyeleksi teknologi yang akan digunakan, termasuk potensi investornya.
"Nanti yang menyeleksi teknologinya kita minta kepada Danantara, dan ini sebetulnya bisnis yang banyak yang peminatnya, karena layak dan untung," ungkap Zulkifli Hasan di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Jumat (11/4/2025).
Dia mengatakan, bisnis Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) ini cukup menjanjikan dan telah dilirik sejumlah negara. Diantaranya, Jepang, China, hingga Korea Selatan.
Proyek Menjanjikan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5141747/original/083580500_1740381514-24_februari_2025-3.jpg)
Dengan menjanjikannya prospek bisnis tersebut, Menko Zulkifli membuka peluang bagi Danantara ikut terlibat. Baik menggandeng investor untuk pembangunan PLTSa maupun melakukan kurasi teknologi yang dibawa dari negara lain.
"Jadi nanti yang milih teknologi, Danantara bisa juga bisnis disitu karena sangat menguntungkan, atau partner atau apa, paling kurang menyeleksi teknologinya," jelasnya.
Pemerintah saat ini tengah dalam tahap melakukan revisi terhadap aturan yang berkaitan dengan pembangunan insenerator di titik-titik penampungan sampah. Targetnya sebagian aturan bisa rampung akhir bulan ini.
Â
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5564063/original/036332000_1776924981-cek_fakta_-_BSU_2026.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496891/original/097309800_1770608635-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-02-09T103958.761.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710243/original/038928400_1782790135-IMG_3966.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715404/original/084148600_1782803575-Cek_fakta_bsu_25_juta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2221001/original/037858100_1744884266-1000040387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5325342/original/086648800_1755960844-1000071679__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1299755/original/005358200_1469608319-airlangga-hartarto.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260740/original/033303400_1781654609-063_2281951293.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715414/original/056650500_1782804083-AP26180851266408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711445/original/003693600_1782792455-000_B8QK6YV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8715315/original/077601700_1782799662-Netherlands__Jan_Paul_van_Hecke.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8714917/original/028527700_1782798194-Brazil_s_Gabriel_Martinelli.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8625301/original/096522400_1782619158-000_B8K37NR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8713141/original/058795600_1782795003-Germany_players_are_dejected.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8513256/original/026711200_1782437004-AP26176799194484.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8710893/original/011996500_1782791219-WhatsApp_Image_2026-06-30_at_10.43.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8709002/original/001727100_1782787701-000_B8QH9N2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8711341/original/045734100_1782792164-IMG-20260630-WA0021.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262967/original/037733000_1781854981-publikasi_1781853751_6a34ee37ba05e.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4710595/original/083475300_1704795670-20240109-Penyaluran_KUR-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535125/original/025193000_1773922117-IMG_0816.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4142628/original/009530000_1661967410-shutterstock_548313280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5496554/original/096495200_1770548049-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8157992/original/006122100_1781012295-Menteri_Koordinator__Menko__Bidang_Perekonomian_Airlangga_Hartarto-9_Juni_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8414771/original/007452700_1782299495-publikasi_1782293502_6a3ba3feb2342.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4121321/original/069724500_1660276387-Alva.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8308636/original/050517400_1782174723-WhatsApp_Image_2026-06-22_at_19.58.41_1_.jpeg)