Liputan6.com, Jakarta - Saat dunia masih bingung apakah kecerdasan buatan (AI) akan mengambil alih pekerjaan manusia atau justru membantu, sekelompok orang justru melihat peluang besar. Bagi mereka, AI adalah "ladang emas" baru.
Teknologi ini menciptakan banyak miliarder baru dengan sangat cepat, sesuatu yang jarang terjadi di dunia teknologi. Para insinyur atau ahli AI kini menjadi sosok yang diincar, sama seperti bintang olahraga terkenal.
Dikutip dari gizmodo, Rabu (13/8/2025), sementara masyarakat umum masih memikirkan masa depan AI, orang-orang ini sudah menjadi sangat kaya sekarang.
Advertisement
Para Raja Baru AI
Di urutan teratas ada Jensen Huang, CEO Nvidia. Perusahaannya membuat chip canggih yang sangat penting untuk melatih sistem AI. Hampir semua perusahaan dan pemerintah yang ingin maju di bidang AI membutuhkan produk Nvidia.
Menurut Bloomberg, kekayaan pribadi Huang kini mencapai sekitar USD 159 miliar atau sekitar Rp 2.600 triliun, menjadikannya orang terkaya kedelapan di dunia. Tahun ini saja, kekayaannya bertambah lebih dari USD 44 miliar karena saham perusahaannya menjadi yang paling bernilai di dunia.
Â
Ada 53 Perusahaan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653718/original/019893000_1700287620-dl.beatsnoop.com-3000-Oa8hQ1Me7v.jpg)
Di bawah Huang, ada para pendiri dan insinyur awal dari perusahaan-perusahaan AI ternama seperti OpenAI, Anthropic, dan Perplexity. Kekayaan mereka berasal dari nilai perusahaan mereka yang sangat tinggi. Contohnya, OpenAI kini bernilai sekitar USD 500 miliar. Sementara itu, Anthropic dikabarkan mengincar nilai USD 170 miliar.
Meski kepemilikan saham mereka tidak diumumkan secara luas, para pendiri dan tokoh penting di perusahaan ini, seperti Dario Amodei (CEO Anthropic) serta Mira Murati dan Ilya Sutskever dari OpenAI, hampir pasti sudah menjadi miliarder.
Tren ini terus melaju. Sepanjang tahun ini, ada 53 perusahaan yang nilainya tembus USD 1 miliar, dan lebih dari setengahnya adalah perusahaan AI.
Perusahaan data CB Insights mengatakan, "Perusahaan AI ini juga lebih cepat mencapai nilai USD 1 miliar, yaitu dalam 6 tahun, lebih cepat dari rata-rata 7 tahun."
Â
Advertisement
Dampak di Dunia Nyata
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4307547/original/048590300_1675068015-ChatGPT.jpg)
Sayangnya, "ladang emas" baru ini sebagian besar terkumpul di kota-kota yang biaya hidupnya sudah sangat tinggi, seperti Silicon Valley dan New York. Bertambahnya orang kaya baru ini membuat harga kebutuhan sehari-hari semakin naik, dan memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin.
Dampak yang paling terasa adalah pada harga perumahan. Menurut Zillow, rata-rata sewa bulanan di San Francisco kini USD 3.526, naik USD 176 dari tahun lalu. Di New York, harganya mencapai USD 3.800.
Kenaikan biaya ini, yang didorong oleh kekayaan para elit teknologi, sering kali membuat keluarga berpenghasilan rendah harus pindah dan membuat komunitas mereka rusak.
Jadi, meskipun revolusi AI terasa jauh, dampaknya sudah bisa dirasakan semua orang, terutama dari biaya sewa dan harga rumah yang terus naik.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7503211/original/044195200_1780275516-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-01T075745.914.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262299/original/014349800_1781777647-Tugas__37_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3882093/original/035898100_1751909145-IMG20250306191532.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4844377/original/058934100_1716818807-960x0.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260721/original/034493500_1781645481-HK9sqXNXwAEi4eA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261027/original/025366000_1781675161-AP26168084988387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263707/original/029115700_1781963913-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261548/original/054938700_1781743858-ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8208033/original/056349800_1781066890-063_2280813255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260847/original/080495800_1781665547-063_2281975528.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261507/original/086752300_1781723618-063_2282082971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260720/original/014464000_1781645481-HK9wcDqXAAAOMgO.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261512/original/033497000_1781727509-063_2282087886.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5626466/original/003931900_1778221281-ALJAZAIR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4258833/original/075986400_1670866002-000_3339699.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258590/original/064969600_1781372422-WhatsApp_Image_2026-06-14_at_00.06.38.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066207/original/065685300_1735200702-063_2188387322.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028255/original/089063500_1732871319-fotor-ai-2024112916722.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1429423/original/034441000_1481124036-masayoshi-son-780x439.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3546287/original/014896100_1629449459-Warren.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4802285/original/054709400_1713186311-Sydney_Opera_House_diterangi_dengan_pita_hitam_untuk_korban_penikaman_di_mal-AP__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5538900/original/000051400_1774582894-AP26086065219009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2849790/original/043609100_1562754392-20190710-Rupiah-Stagnan-Terhadap-Dolar-AS3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1639535/original/088370600_1499173244-asdwdefcgf.jpg)