Miliarder Warren Buffett Sumbang Saham ke Gates Foundation, Nilainya Sentuh Rp 97 Triliun

Setelah donasi terbaru, Warren Buffett saat ini masih memiliki 13,8 persen saham Berkshire Hathaway, berdasarkan jumlah saham beredar yang dilaporkan.

Diterbitkan 29 Juni 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Miliarder sekaligus investor ternama asal Amerika Serikat (AS), Warren Buffett menambah donasi saham Berkshire Hathaway senilai USD 6 miliar (Rp 97 triliun) kepada Gates Foundation dan empat badan amal keluarga.

Donasi tersebut menandai sumbangan tahunan terbesar Buffett sejak ia mulai menyumbangkan kekayaannya hampir dua dekade lalu.

Sumbangan sekitar 12,36 juta saham Berkshire Kelas B tersebut meningkatkan total sumbangan Buffett kepada badan Gates Foundation menjadi lebih dari USD 60 miliar (Rp 970,7 triliun).

Ia menyumbangkan 9,43 juta saham kepada Gates Foundation; 943.384 saham kepada Susan Thompson Buffett Foundation; dan 660.366 saham kepada masing-masing dari tiga badan amal yang masing-masing dipimpin oleh anak-anak Buffett yaitu Howard G. Buffett Foundation, Sherwood Foundation, dan NoVo Foundation.

Setelah donasi terbaru, Warren Buffett saat ini masih memiliki 13,8 persen saham Berkshire Hathaway, berdasarkan jumlah saham beredar yang dilaporkan.

Kekayaan bersih Buffett tercataf sebesar USD 152 miliar (Rp2,4 kuadriliun) sebelum donasi pada 27 Juni 2025, menjadikannya orang terkaya kelima di dunia, menurut catatan Forbes.

Buffett akan menempati peringkat keenam setelah donasi tersebut.

Pada November 2024, Buffett telah menyumbangkan USD 1,14 miliar (Rp18,4 triliun) kepada badan amal keluarganya.

 

Buffett Sumbang Kekayaan Sejak 2006

Buffett, yang kini berusia 94 tahun mulai menyumbangkan kekayaannya pada tahun 2006.

Ia mengubah surat wasiatnya pada tahun 2024, menunjuk 99,5 persen dari sisa kekayaannya setelah kematiannya untuk perwalian amal yang diawasi oleh anak-anaknya.

Mereka akan memiliki waktu sekitar satu dekade untuk mendistribusikan warisan tersebut, dan harus memutuskan bagaimana dana akan digunakan dengan suara bulat. Sebagai informasi, Warren Buffett telah memimpin Berkshire yang berpusat di Omaha, Nebraska sejak 1965.

Ia menguasai hampir 200 bisnis termasuk asuransi mobil Geico dan perusahaan kereta api BNSF, serta puluhan saham termasuk Apple dan American Express.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6