KRL Impor dari China Resmi Beroperasi, Ini Kata Konsumen

PT KAI Commuter resmi mengoperasikan sarana Kereta Rel Listrik (KRL) baru jenis CLI-125 untuk melayani rute Bogor dan Cikarang.

Diperbarui 02 Juni 2025, 15:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta PT KAI Commuter resmi mengoperasikan sarana Kereta Rel Listrik (KRL) baru jenis CLI-125 untuk melayani rute Bogor dan Cikarang.

Pengoperasian perdana KRL buatan China ini menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kapasitas dan kenyamanan pengguna Commuter Line, khususnya di jam-jam sibuk.

Direktur Utama PT KAI Commuter, Asdo Artriviyanto menjelaskan bahwa KRL CLI-125 ini tiba di Indonesia pada 31 Januari 2025, setelah sebelumnya dilakukan kontrak pengadaan pada 31 Januari 2024.

“Kereta ini datang di Indonesia dan melalui proses uji parameter, setting parameter, kemudian endurance, dicoba sesuai peraturan Menteri harus ada uji coba jalan minimal 4.000 kilometer. Dan ini sudah kita lakukan, kemudian dilakukan uji sertifikasi oleh tingkat perekertapian kemudian sudah dinyatakan lulus,” kata Asdo saat menjajal langsung KA commuter line baru, di Stasiun Manggarai, Jakarta, Minggu (1/6/2025).

Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) membagikan beberapa catatan kepada Pemerintah untuk mengoptimalkan layanan angkutan KRL, menyusul operasional kereta jenis CLI-125.

Sekretaris Jenderal YLKI, Rio Priambodo mengatakan bahwa pihahknya berharap Pemerintah akan memastikan aspek keamanan, serta adanya efisiensi waktu tunggu kedatangan kereta per harinya.

“YLKI meminta pemerintah memastikan aspek keamanan rangkaian yang dibeli impor asal China untuk memastikan keamanan operasional dan menjamin keselamatan konsumen,” ujar Rio kepada Liputan6.com di Jakarta, Senin (2/6/2025).

“Kalau perlu hasil assesmen dan uji coba dipublilasi ke masyarakat,” lanjutnya.

Rio lebih lanjut menyampaikan, pihaknya juga berharap penambahan KRL impor dari China dapat mengurangi kepadatan penumpang yang terlihat setiap hari.

“YLKI meminta dengan adanya penambahan rangkaian KRL ini pihak KCI dapat mengurai kepadatan penumpang KRL serta memperpendek waktu tunggu konsumen,” jelasnya.

 

Kapasitas 3.400 Orang Sekali Jalan

Direktur Utama PT KAI Commuter, Asdo Artriviyanto menjelaskan bahwa rangkaian KRL CLI-125 terdiri dari 12 kereta dalam satu trainset (SF12), dengan kapasitas angkut mencapai 3.400 penumpang sekali jalan. Satu kereta mampu menampung sekitar 289 orang sesuai spesifikasi teknis.

“Kereta ini, semua standar akan kita buat 12 kereta, ya 1 trainset SF12. Dengan daya tampung 1 keretanya ini kalau sesuai spek kurang lebih 289 orang, total 1 rangkaian ini bisa mengangkut 3.400 penumpang sekali jalan,” ujarnya.

 

Kurangi Kepadatan Penumpang

Ia menambahkan, hadirnya KRL baru ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan penumpang, khususnya saat jam-jam sibuk pada pagi hari (pukul 06.00–08.00) dan sore hari (pukul 16.00–20.00), yang selama ini menjadi titik kritis dalam operasional Commuter Line.

“Nah ini mudah-mudahan ini bisa mengurangi kepadatan, ya kepadatan terutama pada saat peak hours,” imbuh Asdo.

Saat ini, KAI Commuter telah menerima tiga trainset CLI-125, dengan dua trainset dialokasikan untuk Bogor Line dan satu trainset untuk Cikarang Line. Satu trainset diproyeksikan dapat melayani hingga 10 perjalanan pulang-pergi per hari.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6