Menanti Debat Cawapres Hari Ini, Siapa Akan Getol Bela UMKM?

Sejumlah pengusaha sudah tak sabar menanti gagasan dari Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD dalam sesi Debat Cawapres pada Jumat, 22 Desember 2023

Diterbitkan 22 Desember 2023, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah pengusaha sudah tak sabar menanti gagasan dari Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD dalam sesi Debat Cawapres pada Jumat, 22 Desember 2023 besok. Termasuk dalam urusan penguatan UMKM dan meminimalisir angka pengangguran.

Wakil Ketua Umum Kadin bidang Pengembangan Otonomi Daerah Sarman Simanjorang menilai, enam segmen pada sesi Debat Cawapres besok merupakan isu-isu yang sangat strategis dalam menjawab berbagai tantangan dan ekonomi ke depan.

"Kalau bicara ekonomi kerakyatan dan digital, berarti kita fokusnya adalah UMKM. Tentu memang kita ingin mendengarkan bagaimana komitmen dari para pasangan capres-cawapres mengenai keberlanjutan daripada UMKM kita agar betul-betul bisa naik kelas," ujar Sarman kepada Liputan6.com, Kamis (21/12/2023).

Sehingga, Sarman berharap pelaku usaha UMKM bisa naik kelas pada berbagai kelompok usahanya. "Misal naik kelas dari mikro jadi kecil, kecil ke menengah, syukur-syukur yang menengah bisa jadi perusahaan besar," imbuhnya.

Isu UMKM

Untuk itu, Sarman menyoroti perlunya fokus sub isu UMKM pada program-program pembinaan, pemberdayaan, komitmen terhadap membantu permodalan, peningkatan SDM, manajemen usaha, termasuk juga bagaimana mereka diberikan pembekalan mengenai packaging.

"Sehingga berbagai produk dan jasa dari UMKM ini betul-betul bisa menembus bukan hanya pasar lokal, tapi global," kata Sarman.

Selain UMKM, kelompok pengusaha juga ingin mendengar ide calon wakil presiden terkait sektor ketenagakerjaan. Ketua Bidang Ketenagakerjaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bob Azam berujar, dirinya ogah mendengar janji-janji normatif dari masing-masing cawapres.

"Pingin denger gagasan yang lebih spesifik, jangan yg normatif tentang issue-issue kebangsaan ke depan. Seperti pengangguran, pemerataan, penegakan hukum dan pengelolaan SDM dan lingkungan, SDA," ungkap Bob Azam kepada Liputan6.com.

Debat Cawapres 22 Desember 2023, Investor Ingin Jaminan Kestabilan Ekonomi

Proses Pemilu 2024 telah memasuki fase debat kandidat. Debat pertama Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 telah berlangsung pada Selasa 12 Desember 2023 malam. Selanjutnya akan dilanjutkan dengan debat cawapres pada Jumat 22 Dersember 2023.

Debat Cawapres ini menjadi bahasan Sinarmas Sekuritas (SimInvest)  dalam webinar Market Outlook: Road to Indonesian Election Analisis Debat Capres: Prediksi Tren Pasar Modal pada Rabu (20/12). Acara ini menghadirkan narasumber Pendiri & Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari dan Ike Widiawati (Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas).

Tahun pemilu atau perubahan kepemimpinan ini menjadi perubahan yang positif bukan hanya ke pasar saham, namun juga dalam strategi berinvestasi yang harus lebih selektif dan aktif. Dalam strategi investasi bukan hanya tertuju pada saham saja, namun investor juga bisa melakukan diversifikasi ke reksadana dan obligasi.

Head of Retail Research Sinarmas Sekuritas Ike Widiawati menjelaskan, terdapat probabilitas untuk pemilu dapat berlangsung 1x putaran, hal ini diasumsikan memberi sentimen positif terhadap pasar saham. Jika pemilu berlangsung 1x putaran, maka IHSG menuju ke level 7700 di 2024 semakin memungkinkan untuk dicapai.

“Kondisi politik saat ini tampaknya cukup kondusif, dan semoga kondusifitas ini bisa dipertahankan hingga akhir. Pelaku pasar dan pelaku usaha cenderung menyukai kebijakan yang lebih stabil dan jika pun ada perubahan semoga tidak terlalu agresif.” kata dia dalam keterangan tertulis, Kamis (21/12/2023).

“Pada debat kedua nanti yang bernuansa terkait ekonomi maka beberapa fokus yang dapat diperhatikan para investor yakni bukan hanya pada angka pertumbuhan PDB semata, namun yang tidak kalah penting yakni bagaimana cara agar ekonomi dapat berjalan stabil serta bertumbuh secara berkelanjutan.  Selain itu bagaimana nantinya pemerintah menjaga tingkat inflasi dapat terkendali, hal ini berkaitan dengan kemampuan daya beli masyarakat dibanding penghasilan UMR-nya.” pungkas Ike.

Memilih Pilot dan Copilot

Pendiri dan Direktur Eksekutif Indo Barometer, M. Qodari, meyakini Pilpres 2024 tidak akan menghadirkan instabilitas politik. “Pemilu 2024 Insya Allah baik-baik saja. Pilpres adalah momentum memilih pilot dan copilot. Setelah selesai, semuanya naik pesawat yang bernama Indonesia. Akan ada team of rivals, yang kalah akan menjadi menteri di kabinet yang akan datang.”

“Menurut Saya debat kandidat tidak akan berpengaruh banyak bagi Prabowo - Gibran. Justru ajang debat ini menjadi pertarungan Ganjar - Mahfud atau Anies - Muhaimin untuk masuk ke putaran kedua, bila ada putaran kedua,” pungkas Qodari.

Saat ini baseline skenario Sinarmas Sekuritas, IHSG diperkirakan berada di level 7,600 pada tahun depan, dengan asumsi 14x price-to-earnings ratio.

Sedangkan skenario bullish, tidak tertutup kemungkinan IHSG akan mencapai level tertinggi dalam sejarah di 8,050 pada tahun depan, dengan asumsi 15.3x price-to-earnings ratio. Namun, kembali lagi, bahwa 8,050 ini berlaku jika semuanya berjalan sesuai dengan asumsi.

“Sehingga secara baseline skenario kami melihat IHSG di tahun 2024 ada peluang ke area 7.600-7.700.” tutup Ike.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6