13 Cara Memakai Perhiasan Emas agar Nilai Jual Kembali Tidak Banyak Berkurang

Cara memakai perhiasan emas agar nilai jual kembali tidak banyak berkurang, mulai dari memilih kadar, merawat perhiasan, hingga menyimpannya agar tetap bernilai

Diterbitkan 07 Oktober 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perhiasan emas bukan hanya pelengkap penampilan. Bagi sebagian orang, emas juga dianggap sebagai investasi yang sewaktu-waktu bisa dijual kembali ketika membutuhkan dana.

Namun, ada satu hal yang sering membuat pemilik emas terkejut. Harga yang diterima ketika menjual kembali perhiasan emas belum tentu mendekati harga saat membelinya.

Hal ini sebenarnya wajar. Nilai jual kembali emas dapat dipengaruhi kadar, berat, kondisi perhiasan, harga emas saat transaksi, hingga kebijakan toko atau lembaga tempat emas dijual. Pegadaian, misalnya, menjelaskan bahwa penilaian emas memperhatikan berat dan kadar aktual serta harga pasar yang berlaku ketika transaksi.

Meski begitu, bukan berarti pemilik emas tidak bisa melakukan apa-apa. Cara memakai perhiasan emas agar nilai jual kembali tidak banyak berkurang bisa dimulai dari kebiasaan sederhana saat mengenakannya. Perhiasan yang dirawat dengan baik akan lebih terjaga kondisinya sehingga tidak mengalami kerusakan yang sebenarnya bisa dihindari.

1. Jangan memakai perhiasan emas saat mengerjakan pekerjaan berat

Cincin, gelang, kalung, atau anting emas sebaiknya dilepas ketika melakukan pekerjaan yang berisiko membuat perhiasan terbentur atau tergores.

Misalnya ketika membersihkan rumah, berkebun, mencuci pakaian dengan tangan, memindahkan barang berat, atau melakukan pekerjaan yang banyak menggunakan tangan.

Emas memang memiliki nilai tinggi, tetapi perhiasan emas tidak berarti kebal terhadap kerusakan.

Gelang atau cincin yang sering terbentur dapat mengalami goresan, perubahan bentuk, bahkan bagian pengikat batu atau sambungan bisa menjadi longgar.

Kerusakan seperti ini justru bisa membuat pemilik harus mengeluarkan biaya perbaikan sebelum menjualnya.

2. Lepas emas sebelum mandi dan berenang

Kebiasaan memakai perhiasan emas ketika mandi sebaiknya mulai dikurangi.

Sabun, sampo, lotion, minyak tubuh, dan berbagai produk perawatan dapat meninggalkan residu pada permukaan perhiasan. Jika dibiarkan menumpuk, emas bisa terlihat kusam dan kurang mengilap.

Hal yang sama berlaku ketika berenang. Daripada membiarkan perhiasan terus terkena berbagai bahan di dalam air kolam, lebih aman melepasnya terlebih dahulu.

Bukan berarti sekali terkena air perhiasan langsung kehilangan nilai. Masalahnya adalah paparan berulang dan kebiasaan menggunakan perhiasan tanpa perawatan yang dapat membuat kondisi fisiknya lebih cepat menurun.

3. Jangan tidur menggunakan perhiasan emas

Terlihat sepele, tetapi kebiasaan tidur menggunakan kalung, gelang, atau anting bisa membuat perhiasan lebih sering mengalami gesekan.

Kalung dapat tersangkut pada bantal atau pakaian tidur. Gelang juga bisa tertekan ketika tangan digunakan untuk menopang kepala.

Untuk perhiasan dengan rantai tipis atau desain yang memiliki banyak sambungan, kebiasaan tersebut sebaiknya dihindari.

Lebih baik lepaskan perhiasan sebelum tidur dan simpan di tempat yang aman.

4. Pilih emas dengan kadar yang sesuai jika ingin mempertahankan nilai

Cara memakai perhiasan emas agar nilai jual kembali tidak banyak berkurang sebenarnya sudah dimulai sejak perhiasan dibeli.

Perhatikan kadar emasnya, bukan hanya desain. Kadar menunjukkan seberapa besar kandungan emas murni dalam sebuah perhiasan. Semakin tinggi kadar emas, semakin besar kandungan emasnya. Sebagai contoh, emas 22 karat memiliki kandungan sekitar 22/24 atau 91,7 persen emas.

Perhiasan dengan kadar lebih rendah memang dapat memiliki kelebihan dari sisi kekuatan karena menggunakan lebih banyak logam campuran. Namun, kandungan emasnya juga lebih sedikit sehingga nilai jual kembali per gramnya dapat berbeda.

Jadi, jika tujuan utama membeli emas adalah agar tetap memiliki nilai ketika dijual, jangan hanya terpaku pada model yang sedang tren.

5. Jangan terlalu fokus pada desain jika tujuan utamanya untuk disimpan

Perhiasan dengan desain rumit biasanya membutuhkan proses pengerjaan yang lebih kompleks. Akibatnya, harga ketika membeli dapat mencakup ongkos pembuatan yang cukup besar.

Masalahnya, ongkos tersebut tidak selalu kembali ketika perhiasan dijual. Pegadaian menjelaskan bahwa harga perhiasan emas dapat dipengaruhi oleh ongkos pembuatan, sementara ketika dijual kembali perhitungan lebih berfokus pada kandungan emas dan kondisi barang.

Karena itu, jika ingin emas yang sekaligus bisa dipakai dan memiliki pertimbangan nilai jual kembali, pilih desain yang sederhana dan tidak membuat harga beli terlalu jauh di atas nilai emasnya.

6. Tanyakan ongkos pembuatan sebelum membayar

Jangan hanya bertanya, “Berapa harga emas per gram?”

Tanyakan juga:

  • Berapa berat perhiasannya?
  • Berapa kadar emasnya?
  • Berapa ongkos pembuatannya?
  • Bagaimana aturan buyback di toko tersebut?
  • Apakah ada potongan ketika dijual kembali?
  • Apakah nota atau sertifikat perlu disimpan?

Hal ini penting karena harga perhiasan emas tidak hanya ditentukan oleh berat emas.

Sebagai gambaran, perhiasan bisa memiliki harga beli yang lebih tinggi karena ada biaya desain dan pengerjaan. Ketika dijual kembali, biaya tersebut belum tentu dihitung kembali sebagai nilai emas.

7. Simpan nota pembelian dan informasi kadar emas

Jangan buru-buru membuang nota setelah membeli perhiasan. Simpan nota, sertifikat jika ada, informasi kadar, berat, serta detail produk di tempat yang mudah ditemukan. Dokumen tersebut dapat membantu ketika ingin mengecek kembali informasi perhiasan sebelum menjualnya.

Namun, aturan setiap tempat buyback bisa berbeda. ANTAM, misalnya, menyebut faktur pembelian bukan syarat mutlak untuk buyback produk Logam Mulia di butik mereka, sementara kondisi fisik dan identitas tetap perlu diperhatikan.

Karena itu, sebaiknya jangan menganggap semua toko emas memiliki aturan yang sama.

8. Bersihkan emas secara berkala, tetapi jangan menggosoknya terlalu keras

Emas yang sering dipakai dapat terkena keringat, debu, minyak kulit, dan sisa produk perawatan tubuh. Membersihkannya secara berkala dapat membantu menjaga tampilannya.

Namun, hindari menggosok perhiasan terlalu keras menggunakan benda kasar. Terutama untuk perhiasan yang memiliki batu, lapisan tertentu, atau bagian kecil yang rentan terlepas.

Jika perhiasan sangat kotor atau memiliki desain rumit, membersihkannya di toko emas bisa menjadi pilihan yang lebih aman.

9. Periksa sambungan, pengait, dan dudukan batu

Jangan menunggu sampai perhiasan putus atau batu terlepas. Sebelum dan sesudah sering dipakai, perhatikan bagian-bagian kecil seperti:

  • pengait kalung,
  • sambungan rantai,
  • pengunci gelang,
  • dudukan batu,
  • kait anting,
  • bagian belakang liontin.

Bagian tersebut justru sering mengalami tekanan ketika perhiasan digunakan.

Jika terasa longgar, sebaiknya segera diperiksa ke toko emas. Perbaikan kecil biasanya lebih baik daripada menunggu sampai perhiasan putus atau kehilangan bagian.

10. Hindari menyimpan semua perhiasan emas dalam satu kotak

Gelang, cincin, kalung, dan anting sebaiknya tidak ditumpuk begitu saja. Gesekan antarsesama perhiasan dapat menyebabkan permukaan lebih cepat tergores. Kalung dan gelang berbentuk rantai juga dapat saling melilit.

Gunakan kotak dengan sekat atau kantong perhiasan secara terpisah. Untuk kalung, bagian rantainya juga bisa diletakkan dengan rapi agar tidak mudah kusut dan tertarik ketika akan digunakan.

11. Jangan menjual emas terlalu cepat setelah membelinya

Ini salah satu hal yang penting dipahami. Harga beli dan harga buyback memang berbeda. Selisih tersebut dikenal sebagai spread, yaitu jarak antara harga ketika membeli dan harga ketika menjual kembali.

Pada perhiasan, terdapat faktor tambahan berupa ongkos pembuatan. Karena itu, menjual perhiasan tidak lama setelah membelinya berpotensi membuat selisih antara harga beli dan harga jual terasa lebih besar.

Pegadaian juga menyarankan agar pemilik mempertimbangkan jangka waktu kepemilikan karena potongan ongkos pembuatan dapat memengaruhi hasil penjualan kembali.

Jadi, jangan menganggap setiap kenaikan harga emas otomatis berarti pemilik perhiasan langsung memperoleh keuntungan ketika menjualnya.

12. Bandingkan harga buyback sebelum menjual

Jangan langsung membawa emas ke tempat pertama yang ditemui. Jika memungkinkan, tanyakan harga buyback di beberapa tempat terlebih dahulu.

Hal ini penting karena setiap toko atau lembaga dapat memiliki mekanisme dan kebijakan penilaian yang berbeda. Pegadaian menjelaskan bahwa tempat penjualan dapat memiliki standar buyback berbeda, termasuk terkait potongan dan kondisi perhiasan.

Dengan membandingkan beberapa tempat, pemilik bisa mengetahui apakah harga yang ditawarkan sudah cukup kompetitif.

13. Bedakan emas untuk dipakai dan emas untuk investasi

Ini mungkin menjadi cara paling sederhana agar tidak salah ekspektasi. Jika ingin membeli emas terutama untuk dipakai sebagai aksesori, pilih desain yang nyaman, kuat, dan sesuai kebutuhan.

Namun jika tujuan utamanya menyimpan nilai, emas batangan dapat menjadi pertimbangan yang berbeda dari perhiasan. ANTAM menjelaskan bahwa harga buyback emas batangan ANTAM mengikuti harga yang berlaku pada hari transaksi dan tidak dibedakan berdasarkan tahun produksinya.

Sementara itu, perhiasan memiliki faktor lain seperti kadar, ongkos pembuatan, kondisi fisik, serta kebijakan tempat pembelian kembali.

Dengan memahami perbedaan tersebut, pemilik emas tidak akan terlalu kaget ketika melihat harga jual kembali.

Kebiasaan Kecil yang Bisa Membantu Menjaga Nilai Perhiasan Emas

Kebiasaan Dampaknya
Melepas emas saat bekerja berat Mengurangi risiko benturan dan perubahan bentuk
Melepas saat mandi Mengurangi paparan sabun dan produk perawatan
Tidak tidur memakai emas Mengurangi gesekan dan risiko tersangkut
Menyimpan perhiasan terpisah Mengurangi risiko saling menggores
Mengecek pengait secara berkala Mengurangi risiko perhiasan putus atau hilang
Menyimpan nota dan informasi kadar Memudahkan pengecekan saat akan menjual
Membandingkan harga buyback Membantu mendapatkan penawaran yang lebih sesuai
Memperhatikan kadar sejak membeli Memudahkan memperkirakan kandungan emas

Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6