Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi meminta setiap pemangku kepentingan membuka posko-posko angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Dia pun meminta setiap posko bisa menyuguhkan data-data yang transparan.
Bukan tanpa alasan, hal ini bertujuan untuk memberikan data yang akurat dari titik-titik mobilitas Nataru. Termasuk data-data dari setiap sektor transportasi. Pasalnya, data ini akan jadi rujukan ketika ada hambatan di lapangan.
"Kemudian perlu dibentuk posko-posko baik di tingkat pusat, di sektor, kereta api, darat, laut, udara agar kita dapat memantau secara langsung dan secara diigtal kita bisa exercise atau kita bisa mengetahui," ujar Menhub Budi saat membuka Posko Angkutan Nataru, di Gedung Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (19/12/2023).
Advertisement
"Dan bagi rekan media bisa melihat apa yang terjadi di Cipali, apa yang terjadi di Merak, apa yang terjadi di Gambir dan sebagainya, juga apa yang terjadi di Sorong pergerakan kapal yang ada disana," sambungnya.
Transparansi data ini pula, kata Menhub, akan menjadi satu poin penting kedepannya. Utamanya bagi para stakeholder untuk bisa bersiaga.
"Dan dengan transparansi ini diharapkan kita juga harus siap siaga untuk melaksanakan dengan baik," tegasnya.
Atas adanya acuan data tadi, dinilai bisa mempermudah perusahaan penyedia jasa angkutan kedepannya. Sehingga bisa mengambil antisipasi langsung di lapangan.
"Saya pikir ini adalah mempermudah kita berkordinasi karena ada asosiasi, asosiasi juga sangat aktif dan selalu memberikan dukungan, BUMN dan swasta sari sektor perhubungan juga sagat aktif dan sangat kolaboratif ya dengan semu sektor, ini tempat ini bisa kita jadikan berikan info dan mendapatkan info," paparnya.
Â
Siapkan Orang Kompeten
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4679734/original/085377200_1702093070-IMG_20231209_102434.jpg)
Lebih lanjut, Menhub Budi mewanti-wanti setiap pihak yang membuka posko angkutan Nataru bisa menyiapkan orang-orang yang kompeten. Harapannya, bisa memberikan penjelasan yang akurat atas data-data yang disajikan.
"Saya sarankan kepada semua sektor berikan orang-orang terbaik yang ada disini berikan data yang akurat di tempat ini, berikan penjelasan yang lengkap karena media juga akan meliput secara sentral disini dan jangan lupa juga mengkoordinasikan," urainya.
Dia enggan melihat adanya ruang Posko Angkutan Nataru ditempati oleh orang yang tidak kompeten. Pasalnya, itu bakal berpengaruh pada aspek koordinasi lanjutan kedepannya.
"Dari kordinasi ini kita harapkan kita laksanakan dengan tertib dan dalam posko itu memiliki arti, jangan posko asal ada ruangnya disini, tidak ada orang yang kompeten, mengakibatkan aspek sosialisasi, aspek koordinasi tidak terdapat dalam kegiatan," tegas dia.
Â
Advertisement
Menhub Wanti-Wanti Cuaca Ekstrem
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4691083/original/023648400_1702957162-IMG-20231219-WA0003.jpg)
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mewanti-wanti adanya prediksi cuaca ekstrem selama momen libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Menurunya, ini jadi tantangan dari mobilitas masyarakat dalam melakukan perjalanan.
Dia mencatat, ada prediksi peningkatan pergerakan masyarakat di setiap sektor transportasi. Menhub Budi melihat, anomali cuaca yang bergeser dari kering ke basah, dengan hujan perlu turut diantisipasi.
"Kali ini adalah yang menonjol selain memang kegiatan Nataru adalah cuaca ekstrem, anomali-anomali akan terjadi dan bukan tidak mungkin mengakibatkan satu hal yang perlu kita siapkan dengan baik," ungkap Menhub Budi, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Selasa (19/12/2023).
Â
Ujian
Secara umum, dia mencatat momen Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 menjadi satu fenomena tahunan, baik bagi aspek sosial, budaya, maupun keagamaan. Ini jadi kali kedua adanya lonjakan transportasi disamping momen mudik lebaran.
"Ini ujian semester kedua, ujian pertama lebaran, biasanya lebih seru, walaupun ini tidak seseru lebaran kita harus sama siaganya seperti lebaran," tegasnya.
"Memamg apa yang terjadi lonjakan ada prevensi masyarakat yang sudah kita indentifikasi. Kita juga evaluasi tahun 2022/2023 alhamdulillah aman dan lancar. PPKM dicabut saat itu dan penumpang kereta api itu mengalami kenaikan 68 persen tahun lalu, tetapi angktuan darat juga ada stau lonjakan dibandingkan natal dan tahun baru sebelumnya," imbuh Menhub Budi.
Dia menegaskan, posko Angkutan Nataru kali ini untuk menguatkan kolaborasi antarpemangku kepentingan. Itu terdiri dari Kementerian Perhubungan, TNI/Polri, hingga perusahaan jasa angkutan.
"Agar kita betul-betul melaksanakan amanat bapak presiden mengamankan dan melayani masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik," ucapnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8471521/original/041151500_1782374656-Tugas__40_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3968655/original/065769700_1647752951-presiden_ukraina_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8472796/original/057767300_1782376694-cek_fakta_BPS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3226358/original/037478600_1599037074-20200901-BPS-Lakukan-Sensus-Penduduk-Secara-Tatap-Muka-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/2221001/original/037858100_1744884266-1000040387.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4682152/original/036670800_1702294127-20231211-Rapat_Nataru-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1299633/original/023580200_1469603760-budi-karya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/avatars/3246/original/023028100_1470665987-kecil.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262546/original/008930600_1781836184-063_2282273523.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8411046/original/046902000_1782294947-000_B83G9YJ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263356/original/061813100_1781903816-AP26170714954300-Amerika_Serikat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450010/original/046935500_1782346255-063_2283182603.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8442423/original/051297200_1782335693-063_2283164257.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458114/original/001317800_1782356893-000_B88W362.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259075/original/006227600_1781447167-Turki_vs_Australia-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8459088/original/096988900_1782358208-000_B88W3AA.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8458112/original/030524500_1782356891-000_B88U3NH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259033/original/064642600_1781436681-000_B6Z637Y.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8450278/original/065503300_1782346556-vini.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4941111/original/072104100_1725956528-20240909_171207.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2946283/original/003461600_1571735232-20191022-Budi-Karya-Sumadi-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4956843/original/039910300_1727693682-d933694d-8ab3-47a3-83cc-23e45c5a9355.jpeg)