Sukses

Angkasa Pura I Layani 115 Pesawat Kenegaraan selama KTT G20 Bali

Liputan6.com, Jakarta PT Angkasa Pura I diketahui tleah melayani ratusan pesawat kenegaraan tamu Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 Bali. Total, ada penempatan 115 pesawat di bandara-bandara yang disediakan AP I.

Ini merupakan hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh perseroan pasca ditutupnya Posko Terpadu Monitoring KTT G20, Jumat 18 November 2022, kemarin. Pemantauan dilakukan mulai 10-17 November 2022, selama rangkaian pertemuan pemimpin negara-negara anggota G20.

"Selama pelaksanaan KTT G20 lalu kami telah memberikan pelayanan terbaik kepada para delegasi, dan yang tidak kalah penting kami juga telah berhasil menjaga operasional bandara, khususnya di Bandara I Gusti Ngurah Rai, agar dapat berjalan dengan baik, aman, lancar, dan tanpa menemukan kendala yang sangat berarti,” ujar Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi, dalam keterangannya, Sabtu (19/11/2022).

Pada periode pelaksanaan posko pada 10-17 November 2022, Angkasa Pura I mencatat melayani sebanyak 115 penempatan pesawat delegasi KTT G20. Baik pesawat utama yang mengangkut para pemimpin negara dan organisasi internasional peserta KTT G20, ataupun pesawat pendukung.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali melayani penempatan pesawat delegasi KTT G20 terbanyak dengan 69 pesawat, diikuti oleh Bandara Juanda Surabaya dengan 24 pesawat, Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang dengan 9 pesawat.

Kemudian, Bandara Adi Soemarmo Surakarta dengan 5 pesawat, Bandara Internasional Lombok dengan 4 pesawat, Bandara Internasional Yogyakarta dengan 3 pesawat, serta Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dengan 1 pesawat.

Sedangkan di dua bandara pendukung lain, yaitu Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, tercatat tidak ada pesawat pemimpin negara KTT G20 dan organisasi internasional yang ditempatkan di dua bandara tersebut.

 

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Penerbangan Komersial

Pada periode yang hampir bersamaan, 13-17 November 2022, pemerintah juga memberlakukan pembatasan penerbangan menuju bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pada periode ini, tetap ada pelayanan ribuan pesawat reguler.

Selama periode pembatasan penerbangan (limited operation) pada 13-17 November 2022, sembilan bandara pendukung KTT G20 tercatat telah melayani rata-rata pergerakan pesawat udara sebanyak 1.195 pergerakan per hari, dengan jumlah pergerakan penumpang sebanyak 142.200 penumpang.

Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali secara khusus telah melayani sebanyak 1.622 pergerakan pesawat komersial yang terdiri dari 893 pergerakan pesawat rute domestik dan 729 pergerakan pesawat rute internasional, dengan rata-rata jumlah pergerakan pesawat sebanyak 325 pergerakan per hari.

Untuk pergerakan penumpang pesawat komersial, Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat telah melayani sebanyak 190.470 pergerakan penumpang dengan rincian 92.750 penumpang rute domestik dan 97.720 penumpang rute internasional. Adapun rata-rata harian pergerakan penumpang yang dilayani di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencapai 38.094 penumpang per hari.

“Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, terutama kepada maskapai penerbangan, ground handling, serta instansi stakeholders lainnya atas sinergi dan kerja samanya sehingga penanganan penerbangan komersial reguler dan penerbangan yang mengangkut delegasi KTT G20 berjalan dengan aman dan lancar,” tutup Faik Fahmi.

 

3 dari 4 halaman

Bandara Juanda Tampung 12 Pesawat

Bandara Internasional Juanda Surabaya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur menjadi tempat parkir untuk 12 pesawat kenegaraan delegasi KTT G20 yang berlangsung di Bali.

Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I Juanda Yuristo saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Selasa ( 15/11/2022) menyebutkan belasan pesawat yang terparkir tersebut di empat lokasi berbeda.

"Untuk lokasi pertama, di Apron Terminal I Juanda ada pesawat dari Rusia, Spanyol, Belanda, Senegal, dan Inggris," ujarnya, dilansir dari Antara.

Di Apron Lanudal, kata dia, terdapat tiga pesawat milik Amerika Serikat serta di Apron Terminal 2 Juanda terdapat dua pesawat dari Rwanda dan Kanada.

"Di Apron Kargo ditempati parkir pesawat dari Afrika Selatan dan Rwanda," katanya.

Sebagai bandara pendukung event KTT G20 di Bali, kata General Manager Bandar Udara Internasional Juanda Sisyani Jafar, pihaknya menyiapkan berbagai bentuk dukungan untuk menyukseskan perhelatan akbar tersebut.

Bentuk dukungan tersebut, kata dia, meliputi dukungan infrastruktur serta operasional bandara, yaitu melalui penyediaan 17 tempat parkir untuk penempatan parkir pesawat kepresidenan, penambahan jam operasional bandara menjadi 24 jam, serta dukungan teknis lainnya.

 

4 dari 4 halaman

Tambahan Layanan

Selain pengalokasian lokasi parkir, Sisyani menyampaikan kesiapan lain berupa personel dan fasilitas penunjang yang mencukupi dalam menjamin pelayanan dan keamanan ketika pesawat parkir dalam waktu relatif cukup lama.

"Kami memiliki personel dan fasilitas pemadan kebakaran dengan kategori delapan yang mampu melayani hingga kategori sembilan serta memiliki 919 personel yang siaga, di antaranya sebanyak 767 personel internal dan 152 personel eksternal (Satgaspam Lanudal Juanda). Semua akan kami maksimalkan demi kelancaran pelaksanaan kegiatan KTT G20," ujarnya.

Pada periode kegiatan KTT G20, kata Sisyani, juga akan terjadi beberapa penyesuaian operasional di Bandar Udara Internasional Juanda, yakni penambahan delapan jam operasional dari jam operasional saat ini selama 16 jam, yakni mulai pukul 05.00 WIB sampai dengan 21.00 WIB menjadi 24 jam selama KTT G20 berlangsung.

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS