Sukses

Dongkrak Transaksi Mobile Banking, Bank Mega Syariah Sebar Hadiah ke Nasabah

Liputan6.com, Jakarta PT Bank Mega Syariah mengumumkan para pemenang hadiah Program Kejar Poin Sultan (Kepoin Sultan) Tahap Pertama yang diundi secara virtual melalui Zoom dan streaming Youtube. Kehadiran program ini diharapkan dapat meningkatkan transaksi keuangan nasabah melalui aplikasi mobile banking M-Syariah.

Pengundian ini diikuti oleh Direktur Operation & Transformation Bank Mega Syariah (BMS) Slamet Riyadi dan disaksikan oleh para saksi yang berasal dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, notaris dan perwakilan pejabat BMS.

Program Kepoin Sultan merupakan program pengumpulan poin berhadiah untuk nasabah perorangan yang terdaftar sebagai pengguna aplikasi mobile banking M-Syariah, dimana Nasabah mendapat “Poin Berkah” berdasarkan proses register & aktivasi M-Syariah, pembukaan rekening online,jumlah saldo rata-rata tertentu dan melakukan transaksi perbankan melalui M-Syariah (pembayaran, pembelian dan incoming transfer dari bank lain) selama periode program.

Periode Program Kepoin Sultan berlangsung dari 15 Desember 2021 hingga 14 Desember 2022. Pemberian hadiah dibagi menjadi 2, hadiah tiga bulanan dan hadiah Grand Prize yang akan dilakukan dengan 4 kali pengundian pemenang. Hadiah utama grand prize berupa 1 unit mobil Mini Cooper Countryman diundi pada akhir program.

Selain mobil, nasabah juga akan mendapatkan kesempatan mendapatkan ribuan hadiah lainnya mulai dari motor, smartphone, game console, laptop, sepeda listrik, smartwatch hingga eVoucher Tabungan ataupun marketplace.

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 4 halaman

Hadiah Utama

Pada kesempatan ini, hadiah utama 3 bulanan berupa 1 unit motor jenis Vespa Primavera dimenangkan oleh nasabah BMS KC Surabaya atas nama Desi Indrawati.

Daftar keseluruhan pemenang program Kepoin Sultan Tahap Pertama ini dapat dilihat di instagram Bank Mega Syariah @bankmegasyariah.

“Program Kepoin Sultan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada seluruh nasabah kami, khususnya pengguna aplikasi mobile banking Bank Mega Syariah (M-Syariah), yang sudah mempercayakan segala kebutuhan transaksi keuangannya bersama Bank Mega Syariah,” terang Slamet Riyadi.

Kehadiran Program Kepoin Sultan diharapkan dapat meningkatkan transaksi keuangan nasabah melalui aplikasi mobile banking M-Syariah. Nasabah akan mendapatkan poin dari beberapa aktivitas/transaksi melalui M-Syariah.

“Menggunakan M-Syariah, selain memudahkan transaksi keuangan sehari-hari, juga akan meningkatkan kesempatan mendapatkan hadiah. Hampir seluruh aktivitas mulai dari Registrasi, Aktivasi, Pembukaan rekening online, Pembayaran, Pembelian bahkan incoming transfer akan mendapatkan Poin. Semakin banyak Poin yang dikumpulkan, tentunya kesempatan memenangkan hadiah akan semakin besar,” tutup Slamet.

 

3 dari 4 halaman

Bank Mega Cetak Laba Rp 4,01 Triliun Sepanjang 2021

PT Bank Mega Tbk membukukan laba bersih Rp 4,01 triliun sepanjang 2021. Angka ini tumbuh 33,23 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp3,01 triliun.

Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib mengatakan, pertumbuhan laba tersebut diperoleh dari pendapatan bunga bersih yang naik sebesar 23,7 persen menjadi Rp4,84 triliun dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,91 triliun.

"Selain pendapatan bunga bersih, pendapatan laba Bank Mega juga disebabkan oleh kenaikan pendapatan selain bunga atau fee based income sebesar 7,55 persen menjadi Rp3,14 triliun dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,92 triliun," ujar Kostaman dikutip dari Antara, Sabtu (26/2/2022)

Total aset emiten berkode saham MEGA itu tercatat tumbuh sebesar 18,43 persen menjadi Rp132,88 triliun dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp112,20 triliun.

Pada 2021, Bank Mega mencatat pertumbuhan kredit sebesar 25,14 persen menjadi Rp60,68 triliun dari Rp48,59 triliun pada 2020. Pertumbuhan kredit tersebut jauh di atas pertumbuhan industri perbankan yang tercatat hanya mengalami pertumbuhan 5,21 persen(yoy).

Kredit korporasi merupakan segmen kredit dengan pertumbuhan terbesar, yaitu meningkat 52,36 persen menjadi Rp39,93 triliun dari Rp26,21 triliun pada 2020 lalu.

Pertumbuhan kredit tersebut juga diiringi dengan semakin membaiknya kualitas kredit Bank Mega. Rasio kredit bermasalah atau NPL gross membaik menjadi 1,12 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,39 persen, dibawah rata-rata industri perbankan sebesar 3 persen. Sedangkan NPL nett menjadi 0,81 persen dari 2020 yang sebesar 1,07 persen.

4 dari 4 halaman

DPK

Pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) , Bank Mega berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 24,9 persen menjadi Rp98,91 triliun dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp79,19 triliun.

Pertumbuhan tersebut juga diiringi dengan membaiknya komposisi rasio dana murah dengan dana mahal menjadi 31,15 persen dan 68,85 persen dibandingkan tahun sebelumnya 28,12 persen dan 71,88 perse. Hal itu berdampak terhadap penurunan biaya dana (cost of fund) menjadi 3,55 persen dari sebelumnya 5,15 persen.

Giro meningkat sebesar 92,16 persen menjadi Rp16,36 triliun pada Desember 2021 dari posisi sebelumnya sebesar Rp8,51 triliun. Tabungan meningkat sebesar 5,1 persen menjadi Rp14,45 triliun pada posisi Desember 2021 dari posisi sebelumnya sebesar Rp13,75 triliun. Sementara deposito meningkat sebesar 19,63 persen menjadi sebesar Rp68,1 triliun pada posisi Desember 2021 dari posisi sebelumnya sebesar Rp56,92 triliun. 

* BACA BERITA TERKINI LAINNYA DI GOOGLE NEWS