Sukses

Ekonomi Kreatif RI Saingi K-Pop Korea soal Porsi Pendapatan Nasional

Liputan6.com, Jakarta Pengembangan UMKM di sektor ekonomi kreatif menjadi sangat strategis karena potensinya sangat besar. Sesuai data BPS, sektor ekonomi kreatif menyumbang pendapatan nasional yang cukup signifikan.

Staf Khusus MenKopUKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Fiki Satari, mengatakan sektor ekonomi kreatif Indonesia menyumbang Rp 1.100 triliun atau sekitar 7,5 persen dari pendapatan nasional, atau hampir sebanding sumbangan Kpop di Korea Selatan sebesar 9 persen terhadap pendapatan nasional.

“Secara data angka BPS mencatat bahwa sektor ekonomi kreatif Indonesia menyumbang Rp 1.100 triliun atau 7,5 persen dari pendapatan nasional. Ini bisa dibilang cukup signifikan hanya di bawah Amerika Serikat dengan Hollywood yang kontribusi 19 persen dan juga Korea Selatan dengan Kpop kontribusinya 9 persen,” kata Fiki, dikutip dari Instagram @kemenkopukm, Rabu (1/12/2021).

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan tradisi, budaya, dimana kita punya 17 ribu pulau, dan lebih dari 700 bahasa, ini menjadi bahan bakar utama ekonomi kreatif ini merupakan ekonomi hari ini dan masa depan.

Kendati begitu, Fiki menegaskan, terdapat banyak sekali tantangan Indonesia untuk menuju negara maju. Selain itu, jika dilihat secara bonus demografi anak mudanya sangat mendominasi, sehingga ekonomi kreatif ini menjadi ekonomi pilihan dan tentunya sebagai ujung tombak bangsa hari ini dan di kemudian hari.

Adapun dari 17 subsektor industri kreatif, yang masih mendominasi hari ini adalah subsektor kriya, kuliner dan fashion. Namun, kita bisa ada peningkatan yang signifikan khususnya di beberapa subsektor industri kreatif, salah satunya adalah dari sisi aplikasi pengembangan permainan.

“Kemudian juga ada di film, musik  ,animasi gitu di mana pangsa pasarnya ini masih sangat terbuka luas namun hari ini memang masih didominasi oleh produk asing, sehingga penting rasanya ekonomi kreatif khususnya bagi para pelaku ini terus di address, terus didorong agar bisa menjadi bagian dari strategi UMKM masa depan Indonesia,” ujarnya.

 

 

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

2 dari 2 halaman

Transformasi UMKM

Lanjut Fiki, sejak awal Pemerintah berkomitmen untuk memastikan ekosistem end-to-end bagi para pelaku UMKM, khususnya bagaimana bertransformasi bukan hanya aktif di sektor ekonomi kreatif, tapi juga bertransformasi dari sisi digitalisasinya.

“Pemerintah dengan hadirnya undang-undang nomor 11 tahun 2021 dan PP 7 tahun 2021 mengenai kemudahan perlindungan dan pemberdayaan koperasi UMKM, ini memastikan kemudahan perizinan,” jelasnya.

Kemudahan pilihan ini mencakup perizinan tunggal melalui nomor induk berusaha yang termasuk sertifikasi halal, SNI bagi produk-produk kuliner, serta perizinan usaha yang tidak dibebankan biaya lagi bagi pelaku ekonomi kreatif di level UMKM.

“Hari ini sudah targetnya sudah sudah nyaris tercapai dari target 5.000 ini sudah ada 4800 dan perizinan berusaha melalui OSS juga sejak diluncurkan di tahun 2018 bulan Juli sudah menerbitkan kurang lebih ada nyari 4 juta NIB dimana 67 persennya UMKM,” pungkas Fiki.

  • Ekonomi kreatif adalah sebuah konsep di era ekonomi baru yang lahir dari ide-ide SDM yang kreatif.
    ekonomi kreatif
  • Kpop adalah kepanjangan dari Korean Pop, yang merupakan jenis musik populer yang berasal dari Korea Selatan.
    kpop
  • Usaha mikro kecil menengah atau (UMKM) adalah istilah umum dalam khazanah ekonomi.
    UMKM
  • Ekonomi adalah ilmu tentang asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan.
    ekonomi