Sukses

Undang Penggiat Kuliner, KKP Cari Kudapan dari Ikan Pendamping Ngopi

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar program Masterclass Ikan VS Kopi, Lomba Cipta Menu Kreatif dan Inovatif Berbahan Ikan Pendamping Kopi. Lomba ini menantang kreatif muda untuk membuat inovasi menu berbahan hasil kelautan dan perikanan yang cocok disandingkan dengan kopi.

Lantaran kopi saat ini tengah menjadi trend di masyarakat, terutama anak muda. Semua aspek mengenai komoditas ini menjadi incaran dan digandrungi anak muda, hingga membentuk lifestyle tersendiri.

“Dengan menggandengkan menu penganan berbasis ikan, diharapkan hasil olahan sektor kelautan dan perikanan juga akan ikut terkerek,” kata Dirjen PDSPKP KKP Artati Widiarti, dalam siaran resmi kkp.go.id, Selasa (20/7/2021).

Dia menjelaskan, Masterclass Ikan vs Kopi ini menjadi salah satu agenda program #pasarlautIndonesia program pemberdayaan UMKM unggulan binaan KKP. Program ini berada di bawah payung Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang telah diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo pada pertengahan 2020.

“Program #pasarlautIndonesia telah mendapatkan apresiasi dari banyak kalangan. Termasuk dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sebagai inisiator gerakan ini. Pada 2021 program ini kembali digelar dan diperluas. KKP mendapat mandat untuk meluncurkan kembali program tersebut pada September 2021 dengan menggandeng Provinsi Aceh,” jelasnya.

Menurutnya, ‘Jalur Kopi’ diangkat menjadi tema besar mengingat kopi saat ini tengah menjadi trend. Harapannya kampanye untuk meningkatkan konsumsi ikan dan promosi produk-produk UMKM sektor kelautan dan perikanan ikut terdongkrak bersama nama besar Kopi Gayo Aceh yang telah mendunia.

Adapun target lomba ini adalah masyarakat penggiat kuliner dan kopi, pelajar dan mahasiswa tata boga dan masyarakat umum. Lomba dibuka pada 6 Juli lalu dan pengumpulan materi dari peserta ditutup pada 15 Juli.

Ada sekitar 395 peserta yang terdaftar yang berasal dari beragam daerah di Indonesia seperti Sabang, Tapanuli Tengah, Bitung, Ketapang, Singkawang, bahkan dari Buru, Maluku.

 

2 dari 3 halaman

Startup Baru

Artati yakin seiring munculnya tren minum kopi sebagai gaya hidup akan memancing juga tumbuhnya kreativitas menciptakan cemilan pendamping kopi.

Dia optimis, banyaknya peserta mendaftar lomba ini menandakan munculnya startup baru yang didominasi oleh kaum milenial yang cirinya agresif, kreatif, dan pastinya mengedepankan kenyamanan konsumen.

“Masterclass Ikan vs Kopi ini juga mengajak dan memberi semangat bagi UMKM sektor kelautan dan perikanan untuk bangkit dan lebih eksis di dunia pemasaran online. Jadi, mari raih kesempatan dan wujudkan impian menjadi pengusaha sukses bersama #pasarlautIndonesia,” pungkasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: