Sukses

Ini Daftar Kementerian dan Lembaga yang Sudah Umumkan Lowongan CPNS 2021

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah kementerian dan lembaga (K/L) sudah mengumkan rencana terkait seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah kebutuhan formasi pun berbeda-beda.

K/L yang sudah mengumumkan kebutuhan formasi CPNS 2021 antara lain Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hingga Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Berikut rinciannya:

1. Kemenhub

Kemenhub telah membuka seleksi CPNS 2021. Salah satu syarat CPNS untuk Kemenhub adalah tingkat pendidikan mulai dari SLTA sampai dengan S2.

Jumlah formasi CPNS yang tersebar di seluruh unit kerja Kemenhub adalah sebanyak 1.445 yang terdiri dari Setjen, Itjen, Darat, Laut, Udara, Perkeretaapian, Badan Litbang, BSDMP dan BPTJ.

Seleksi yang harus dilewati untuk mengikuti CPNS Kemenhub tahun 2021 adalah dengan melakukan seleksi administrasi. Kemudian dilanjutkan dengan seleksi kompetensi dasar (SKD) sebesar 40 persen dan seleksi kompetensi bidang (SKB) dengan persentase 60 persen.

Bagi pendaftar juga harus memperhatikan kelengkapan lamaran seperti ijazah, KTP, dan dokumen lainnya yang sesuai dengan persyaratan.

2. Kemenlu

Dalam persyaratan CPNS 2021 Kemenlu, peserta minimal harus berlatar belakang pendidikan lulusan S1. Ada 332 lowongan CPNS Kemenlu.

Berikut beberapa diantaranya:

1. Diplomat (140 formasi)

S1 Hubungan Internasional, Hukum, Hukum bisnis, Ekonomi, Ekonomi pembangunan, Ilmu ekonomi, ilmu ekonomi studi pembangunan, komunikasi, hubungan masyarakat, manajemen komunikasi, sastra Arab, sastra Cina, Sastra Inggris,sastra Jepang, sastra Korea, sastra Rusia.

2. Penata kanselerai (80 formasi)

S1 manajemen, akuntansi, ekonomi, administrasi bisnis, administrasi niaga, administrasi fiskal, administrasi perpajakan, administrasi publik dan administrasi negara.

3. Pranata informasi diplomatik (44 formasi)

Lowongan CPNS untuk formasi ini dicari dari S1 Ilmu Komputer, Teknik komputer, Teknik informatika, sistem informasi, ilmu statistik, Teknik elektro.

4. Perancang peraturan perundang-undangan, minimal S1 hukum (1 Formasi)

5. Perencana, minimal S1 manajemen (6 formasi)

6. Arsiparis, S1 manajemen (2 formasi)

7. Pengelola pengadaan barang/jasa, S1 akuntansi (3 formasi)

8. Auditor, S1 akuntansi (6 formasi)

9. Analis SDM aparatur, minimal S1 ilmu administrasi negara, administrasi publik, dan S1 manajemen. (10 formasi)

10. Asesor SDM aparatur, yang dibutuhkan S1 psikologi (93 formasi)

2 dari 5 halaman

3. Polri

Polri juga telah membuka lowongan untuk CPNS 2021, terdapat formasi khusus untuk lulusan terbaik (cumlaude), PA/PI Papua, dan penyandang disabilitas.

Pada rapat virtual koordinasi dan sosialisasi pengadaan CPNS Polri Tahun 2021, Jumat (18/06/2021), total keseluruhan formasi sebanyak 1.035 formasi yang dialokasikan ke 722 formasi untuk tenaga medis, 313 formasi untuk tenaga teknis, 232 formasi untuk mabes, 803 formasi untuk Polda.

Selain itu, terdapat formasi khusus yang tersedia adalah sebanyak 128 formasi yang terdiri dari 104 formasi khusus lulusan terbaik (Cumlaude), 21 formasi khusus disabilitas, dan 3 formasi khusus PA/PI Papua.

Formasi yang ada berasal dari berbagai bidang mulai dari bidang kesehatan hingga teknis.

4. BPK

BPK membuka sebanyak 1.320 formasi pada perekrutan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Pada seleksi kali ini, BPK utamanya mencari calon abdi negara yang bisa mengisi kursi jabatan pemeriksa.

"BPK mendapatkan formasi yang cukup banyak pada tahun 2021, yaitu 1.320 untuk jabatan pemeriksa dan jabatan lainnya, yang utamanya jabatan pemeriksa," kat Sekretaris Jenderal BPK, Bahtiar Arif, dalam keterangan resminya, dikutip Selasa (8/6/2021).

Jumlah ini disediakan untuk tiga jabatan, seperti jabatan pemeriksaan ahli pertama sebanyak 1.257 formasi, pranata komputer 35 formasi, serta pengelolaan data informasi dan hukum 28 formasi.

BPK juga akan mengikuti arahan pemerintah untuk mengalokasikan CPNS formasi khusus disabilitas sebanyak 2 persen.

 

3 dari 5 halaman

5. Kementerian PUPR

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) akan segera dibuka. Menjelang pembukaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membuka alokasi formasi CPNS tahun 2021 sebanyak 1.057 formasi.

Keputusan tersebut juga dilengkapi dengan lampiran berisi rincian penetapan kebutuhan CPNS di lingkungan Kementerian PUPR. Namun tidak ada alokasi untuk PPPK.

Antara lain yang dibutuhkan adalah tenaga teknis seperti dengan ahli pertama--analis pengelolaan keuangan APBN, auditor, pembina jasa konstruksi, pengelola pengadaan barang jasa, dan pengembangan teknologi pembelajaran.

Unit penetapan CPNS 2021 ini pun beragam, termasuk di Sekretariat Jenderal Biro Keuangan, Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Direktorat Pengadaan Jasa Konstruksi, hingga di daerah seperti Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi wilayah Jawa Tengah.

6. Basarnas

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) juga telah memberkan informasi terkait penerimaan rekrutmen CPNS untuk formasi 350 orang.

Pada penerimaan CPNS 2021 ini, Basarnas membuka 27 jabatan untuk posisi tenaga medis, teknisi, Nahkoda, hingga Juru Minyak. Untuk lulusan yang dapat mengikuti penerimaan CPNS Basarnas ini dimulai dari SMA hingga S2.

 

4 dari 5 halaman

7. Kejaksaan RI

Kejaksaan Republik Indonesia turut membuka formasi pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Sebanyak 4.148 formasi disediakan pada tahap perekrutan CPNS 2021.

"Ada 4.148 formasi Kejaksaan RI yang diterima tahun ini, terdiri dari beberapa jabatan yang berkualifikasi pendidikan dari berbagai bidang disiplin ilmu," tulis akun Instagram @kejaksaan.ri, dikutip Jumat (14/5/2021).

Kejaksaan RI sejauh ini belum memaparkan jabatan apa saja yang tersedia pada seleksi CPNS 2021. Namun, mengacu pada perekrutan sebelumnya, beberapa formasi yang tersedia, antara lain: Jaksa Ahli Pertama, Pengolah Data Perkara dan Putusan, Pranata Barang Bukti, Pengawal Tahanan/Narapidana, Pengemudi Pengawal Tahanan, Pranata Komputer Ahli Pertama, Auditor Ahli Pertama, Arsiparis Pelaksana/Terampil, hingga sejumlah jabatan Dokter Spesialis.

Jabatan-jabatan tersebut disiapkan untuk unit kerja penempatan di Kejaksaan Agung hingga Kejaksaan Tinggi di berbagai provinsi.

Adapun kriteria pelamar yang dicari Kejaksaan RI pada seleksi CPNS meliputi formasi umum dan khusus, yang terdiri dari formasi cumlaude, disabilitas, serta putra/putri Papua dan Papua Barat.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: