Sukses

Lebih Mahal, Rincian Harga Emas Antam pada 19 April 2021

Liputan6.com, Jakarta Harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau emas Antam naik Rp 2.000 per gram menjadi Rp 939 ribu per gram pada hari ini. Adapun harga buyback emas Antam bertambah mahal Rp 3.000 menjadi Rp 835 ribu per gram.

Harga buyback ini adalah jika Anda menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 835 ribu per gram.

Saat ini, Antam menjual emas dengan ukuran mulai 0,5 gram hingga 1.000 gram. Hingga pukul 08.31 WIB, Senin (19/4/2021), mayoritas ukuran emas Antam masih tersedia.

Untuk harga emas Antam bercorak batik dengan ukuran 10 gram ditetapkan Rp 9.740.000, sementara untuk ukuran 20 gram dijual Rp 18.840.000.

Harga emas Antam sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,9 persen. Jika menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) dapat memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

* Pecahan 0,5 gram Rp 519.500

* Pecahan 1 gram Rp 939.000

* Pecahan 2 gram Rp 1.818.000

* Pecahan 3 gram Rp 2.702.000

* Pecahan 5 gram Rp 4.470.000

* Pecahan 10 gram Rp 8.885.000

* Pecahan 25 gram Rp 22.087.000

* Pecahan 50 gram Rp 44.095.000

* Pecahan 100 gram Rp 88.112.000

* Pecahan 250 gram Rp 220.015.000

* Pecahan 500 gram Rp 439.820.000

* Pecahan 1.000 gram Rp 879.600.000.

 

 

 

2 dari 3 halaman

Harga Emas Diprediksi Kembali Meroket Pekan Ini, Bisa Tembus Berapa?

Harga emas diprediksi akan lebih tinggi pada pekan ini. Analis mengatakan emas berada di puncak level resistensi utama dan bergerak menuju USD 1.800 per ounce.

Logam mulia mencapai kenaikan minggu kedua berturut-turut setelah awal positif untuk kuartal II 2021 di tengah melemahnya dolar AS, serta penurunan imbal hasil Treasury AS 10-tahun. Pada Jumat (16/4/2021) lalu, harga emas berjangka June Comex diperdagangkan pada USD 1.779,90, naik 2 persen pada pekan lalu.

"Pergerakan harga emas telah didominasi oleh dolar AS yang ters turun. Indeks dolar saat ini berada di 91,5. Sangat penting untuk dicatat bahwa kita melihat penurunan yang cukup signifikan dari imbal hasil 10 tahun dan kurva secara luas. Semua itu telah mendorong emas ke atas," kata kepala strategi global di TD Securities, Bart Melek, seperti dikutip dari Kitco pada Senin (19/4/2021).

Kendati demikian, Melek mengatakan masih dini untuk terlalu bersemangat dalam hal aksi harga emas di masa depan. "Kita melewati rata-rata pergerakan 50 hari, level berikutnya di sini sekitar USD 1.800," tambahnya.

Sebelum harga emas bergerak lebih tinggi, perlu ada kepastian bahwa kenaikan imbal hasil Treasury AS 10 tahun dapat dikendalikan.

"Pertempuran besar di sini akan terjadi antara the Fed dan pasar. The Fed mengatakan bahwa setiap inflasi kemungkinan adalah sementara karena efek dasar, sedangkan pasar mungkin mulai khawatir bahwa mereka berada di belakang kurva," jelasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Ini