Sukses

Berkah ShopeePay di Tengah Melesatnya Belanja Online

Liputan6.com, Jakarta Pandemi Covid-19 membawa dampak negatif bagi sebagian besar masyarakat di dunia terutama dalam melakukan bisnis. Para pelaku bisnis harus memutar otak dan beradaptasi dengan kebiasaan baru berbisnis di tengah pandemi. Namun tidak untuk bisnis yang berbasis online.

Bisnis digital justru meningkat pada saat pandemi seperti ini. Hal ini yang dirasakan salah satu aplikasi pembayaran digital, ShopeePay.

ShopeePay ingin beri kemudahan untuk masyarakat dan para mitra usahanya untuk semakin go digital. Kondisi pandemi saat ini mengharuskan orang untuk tidak melakukan sentuhan atau physical distancing, salah satunya juga mengurangi perpindahan uang tunai dari tangan ke tangan secara langsung.

Pembayaran digital, ShopeePay hadir untuk memudahkan para pelaku usaha agar tetap dapat menjalankan usahanya dan terhubung dengan lebih banyak pelanggan.

Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam Dari mengatakan walaupun krisis sedang melanda, ShopeePay tetap bisa memaksimalkan melalui inovasi-inovasi yang dengan cara beradaptasi.

"Kami selalu menginisiasi para partner kami untuk ikut serta dalam campaign yang kami buat yakni 'Di Rumah Aja Bareng ShopeePay'. Dengan campaign itu, platform dan teknologi yang kami sediakan, akan memungkinkan para merchant untuk tetap bisa menjalankan usahanya tanpa harus hadir di lokasi offline. Jadi para user kami bisa melakukan transaksi melalui ShopeePay," ujar Eka Nilam dalam webinar ShopeePay Talk: Dari Nol Jadi Online: Jangkau Pelanggan Lebih Luas (20/11/2020).

 

2 dari 3 halaman

Untungnya Bisnis Online Kala Pandemi

Dalam acara tersebut, ShopeePay turut menghadirkan CEO & Founder Help, Muhamad Noor Sutrisno dan Co-Founder & Creative Direction Secondate Beauty sekaligus Content Creator yakni Titan Tyra untuk mencoba memberikan insight bisnis yang ringan, trendy, dan insightful.

Terbatasnya aktivitas fisik dan jarak membuat kebutuhan akan layanan online yang cepat semakin meningkat, terbukti dari adanya kenaikan penjualan online sebesar 480 persen dibandingkan masa sebelum pandemi.

Founder & CEO Help, Muhamad Noor Sutrisno menjelaskan mengenai aplikasi Help yakni merupakan layanan pengiriman barang, baik di dalam dan luar kota dengan penjemputan instan yang menawarkan harga yang lebih terjangkau.

“Sebagai orkestrator layanan digital, Help ingin menjadi solusi di tengah pandemi dengan menghadirkan layanan pengantaran yang cepat,terpercaya, dan terjangkau. Terlebih lagi, sejak adanya pandemi ini, masyarakat semakin familiar dengan digitalisasi, tanpa memandang gender ataupun umur," tutur Noor Sutrinso, Founder & CEO Help.

Ia menambahkan bahwa ada kenaikan transaksi yang signifikan sebesar 17 kali lipat dan peningkatan unduhan aplikasi yang mencapai 18 kali lipat selama pandemi ini di platform Help.

Hal ini menandakan semakin vitalnya platform digital dalam kehidupan masyarakat Indonesia sehari-hari yang saat ini lebih banyak beraktivitas dari rumah.

Content Creator and Co-Founder & Creative Director Secondate Beauty, Titan Tyra senang berbagi pengalaman bisnisnya dalam webinar ShopeePay Talk.

“Tak dapat dipungkiri, dengan adanya pandemi tentu memberikan dampak yang signifikan terhadap semua pelaku bisnis. Karena itu, saya percaya, dengan masuk ke ranah online, kita bisa memperluas jangkauan produk dan semakin dekat dengan pelanggan. Berkolaborasi dengan berbagai pihak seperti ShopeePay untuk pembayaran digital dan Help untuk layanan pengantaran cepat dan ongkos terjangkau, juga perlu dilakukan untuk meningkatkan layanan bisnis,” ujarnya.

Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui App Store atau Google Play dan segera aktifkan ShopeePay.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: