Sukses

Indonesia Ajak Negara Anggota Kepulauan Bersatu Hadapi Kemunduran Ekonomi Global

Liputan6.com, Jakarta Indonesia menyerukan seluruh negara anggota Archipelagic and Island State (AIS), atau Forum Negara Kepulauan dan Pulau, untuk memperkuat kerja sama dan menyinergikan instrumen ekonomi. Kerjasama ini demi menghadapi kemunduran ekonomi dunia, dampak dari pandemi global covid-19.

Ini diungkapkan Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Purbaya Yudhi Sadewa. Seruan ini mengingat pandemi COVID-19 yang telah menyebar luas dan muncul di lebih dari 200 negara.

"COVID-19 dengan jelas menunjukkan bahwa tidak ada negara yang mampu menghadapi situasi krisis sendiri. Ancaman luas dan jangka panjang yang ditimbulkan oleh penyebaran virus ini menuntut komunitas internasional untuk bersama-sama menangani pandemi saat ini," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Kamis (11/6/2020).

Purbaya kemudian menjelaskan sekilas informasi tentang pembentukan forum pengembangan yang disebut Forum Negara Kepulauan dan Pulau (AIS).

Forum AIS dirancang sebagai forum terbuka yang dapat berfungsi sebagai forum pengembangan. Ini adalah forum kolaboratif yang melengkapi dan memperkuat forum yang ada melalui kolaborasi yang bermakna-inovatif.

Forum AIS ini juga, merupakan alat bagi negara dan komunitas global internasional untuk memfokuskan sumber daya yang tersedia.

Misalnya pengetahuan dan keahlian mereka, sebagai sarana untuk mengatasi masalah pembangunan melalui pembentukan solusi cerdas dan inovatif.

 

2 dari 2 halaman

Kolaborasi

Pemerintah Indonesia bekerja sama dengan UNDP dan Sekretariat Forum AIS untuk mendukung kolaborasi antara negara kepulauan dan pulau di seluruh dunia.

Berdasarkan perjanjian Deklarasi Bersama Manado tahun 2018 dan Hasil Akhir Forum AIS tahun 2019, Sekretariat AIS akan mendukung Forum AIS dalam hal penerapan solusi cerdas dan inovatif di empat bidang kerja sama, yang meliputi mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, ekonomi biru, sampah plastik laut, dan tata elola maritim yang baik.

Dalam pernyataannya tersebut, Deputi Purbaya juga mengucapkan selamat Hari Bumi Sedunia, dan juga tepat 2 hari yang lalu, atau pada tanggal 8 Juni 2020, Indonesia pun merayakan Hari Laut Sedunia.

"Saya percaya, kita semua terhubung. Sebagai penduduk negara pulau atau kepulauan, kita memiliki perspektif dan pengalaman unik yang berbeda dengan negara-negara berbasis benua. Seperti yang pernah dikatakan Hellen Keller, ‘Sendirian kita bisa melakukan sedikit, bersama kita bisa melakukan begitu banyak'," tandasnya.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

BERANI BERUBAH: Soto Gratis Warga Isoman