Sukses

Demi Pastikan Listrik Aman, PJB Punya Cara Unik Jaga Produktifitas Pegawai

Liputan6.com, Jakarta - Beragam cara dilakukan masyarakat untuk dapat menekan tingkat stress di masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), akibat pandemi virus Corona atau Covid-19. Tak terkecuali para pegawai PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) yang diketahui harus tetap bekerja 24 jam demi menjamin pasokan listrik ke sejumlah wilayah.

Direktur Utama (Dirut) PJB, Iwan Agung Firstantara mengatakan, untuk dapat mengendalikan tingkat stress dan menjaga produktivitas para pegawai dirinya telah menyelenggarakan sebuah kompetisi ringan dengan tajuk #PJBChallange.

Dalam kompetisi ini, seluruh karyawan PJB diberi kesempatan untuk membuat video kreatif yang dibagi menjadi dua kategori, mencakup: Video Imbauan Pencegahan Covid-19 dan Video Sing Challenge.

"Kami menyadari betul bahwa para pegawai PJB memiliki peran penting di masa PSBB dengan menjaga pasokan listrik agar masyarakat bisa beraktivitas dari rumah atau WFH. Jadi, kompetisi ini sejatinya merupakan bentuk dukungan terhadap kampanye PSBB, sekaligus hiburan dan bentuk apresiasi Kami untuk seluruh pegawai," ujar Dirut PJB Iwan Agung Firstantara dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/5/2020).

Dari kompetisi yang diselenggarakan sejak 20 April hingga 7 Mei 2020 itu, Iwan Agung bilang, terkumpul sedikitnya 113 video yang berisikan kampanye positif mengenai program PSBB.

 

2 dari 2 halaman

Jaga Operasional 35 Pembangkit

Yang menarik, ujar Dirut PJB ini, selain menyoal kampanye nyatanya terdapat pula sejumlah video kreatif yang mengundang gelak tawa dari seluruh pegawai, sehingga mereka dapat terhibur di tengah tantangan PSBB dan besarnya tanggungjawab dalam menjaga operasional 35 unit pembangkit yang dimiliki PT PJB.

"Jadi kompetisi ini diselenggarakan secara virtual dengan melibatkan seluruh pegawai di seluruh Unit pembangkit PJB yang tersebar di seluruh Indonesia. Alhamdulillah, kompetisi berjalan sangat lancar dan para pegawai pun bisa kembali bersemangat terlebih bagi para pemenang kompetisi," imbuh Dirut PJB.

Pada kesempatan yang berbeda, Komisaris PT PJB yang juga Ketua Komite SDMO Defy Indiyanto Budiarto mengapresiasi ide sekaligus pelaksanaan kompetisi PJB Challange yang turut mendukung kampanye PSBB yang dicanangkan pemerintah.

Defy berharap, adanya kompetisi semacam ini juga menjadi penyegaran dan penyemangat bagi seluruh jajaran manajemen PJB mulai dari direksi hingga para pegawai.

"Saya tidak menduga di saat masa pademi seperti ini, ternyata tidak membatasi kreativitas para insan PJB untuk berkarya melalui lagu dan video pencegahan Covid-19. Ini menunjukkan semangat yang luar biasa dalam bekerja demi menerangi Indonesia," tutur Defy.

Sebagai informasi, dalam kompetisi PJB Challange ini tim BPWC keluar sebagai juara I, disusul Ubjom Kaltim Teluk sebagai juara II dan UP Berantas sebagai Juara II untuk kategori Video Pencegahan Covid-19. Sedangkan untuk kategori Group Sing, juara I diraih Ubjom Indramayu, disusul Ubjom Arun (Aceh) sebagai juara II dan Ubjom Tanjung Awar-awar sebagai juara III.