Sukses

Cegah Penyebaran Corona, Ganjar Larang Kapal Pesiar Sandar di Tanjung Emas

 

Liputan6.com, Jakarta Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo melarang kapal pesiar bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas, Kota Semarang, selama beberapa waktu. Langkah tersebut sebagai antisipasi meluasnya penyebaran virus Corona jenis baru (Covid-19).

"Masih ada 24 kapal pesiar lagi, maka saya bilang tidak. Saya tidak akan mengizinkan untuk ke sini, biar mereka bisa berbalik untuk bisa kembali ke tujuan asal," kata Ganjar dikutip dari Antara, Minggu (15/3/2020).

Ganjar mengaku dimarahi banyak orang terkait dengan bersandarnya Kapal Pesiar MV Columbus di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada Jumat 13 Maret lalu.

Kapal pesiar berbendera Bahama yang mengangkut 1.044 orang wisatawan mancanegara beserta kru itu diizinkan bersandar dan menurunkan penumpang oleh pihak terkait.

Menurut Ganjar, pemberian izin bersandar Kapal Pesiar MV Columbus itu dilakukan melalui prosedur yang ketat sesuai prosedur operasi standar sejumlah pihak terkait.

"(Pemberian izin Kapal Pesiar MV Columbus bersandar) itu sudah kita lakukan dengan prosedur yang sangat ketat sesuai 'SOP' mulai dari KKP, Bea Cukai, dan otoritas pelabuhan, semuanya bersih. Kejadian itu juga sebelum dinyatakan kondisi yang cukup gawat seperti ini," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Ada 26 Kapal Pesiap akan Sandar

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Jateng, ada 26 kapal pesiar yang akan singgah di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang selama 2020 dengan target jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung atau singgah di provinsi setempat mencapai 877 ribu orang.

Seperti diwartakan, Kapal Pesiar MV Columbus diizinkan bersandar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang dan seribuan wisatawan mancanegara turun untuk mengunjungi beberapa destinasi wisata seperti Candi Borobudur, Ambarawa, serta Kota Semarang.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini: