Sukses

Harga Emas Naik Dibayangi Suku Bunga dan Virus Corona

Liputan6.com, New York - Harga emas naik dipicu ekspektasi bank sentral mempertahankan suku bunga tetap rendah dan ketidakpastian seputar dampak ekonomi dari epidemi coronavirus memicu selera pembelian logam mulia.

Melansir laman Reuters, harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD 1.565,42 per ounce, setelah turun ke level terendah sejak 21 Januari di USD 1.546,90. Sementara harga emas berjangka AS menetap 0,5 persen di USD 1.570.

"Investor mengakumulasi posisi emas saat ini mengantisipasi program pelonggaran yang lebih kuantitatif dan suku bunga yang lebih rendah dari bank sentral," kata Bob Haberkorn, Ahli Strategi Pasar Senior di RJO Futures, Jumat (7/2/2020).

Suku bunga yang lebih rendah mengurangi peluang bagi investasi yang tak memberi imbal hasil. Hingga kini, korban tewas akibat virus di daratan China melonjak menjadi 563. Para ahli terus meningkatkan upaya untuk memerangi penyakit yang telah mematikan kota-kota Cina dan memaksa ribuan lainnya dikarantina di seluruh dunia.

Organisasi Kesehatan Dunia pada hari Rabu mengungkapkan laporan obat "terobosan" yang ditemukan untuk mengobati orang yang terinfeksi.

"Semakin banyak kegiatan oleh bank sentral, terutama di China, untuk menopang pasar hingga menghapus efek dari coronavirus, semakin akan membantu emas," tambah Haberkorn.

 

2 dari 2 halaman

Logam Lainnya

Di sisi lain, China mengatakan akan membagi dua tarif tambahan yang dikenakan terhadap barang-barang AS dan telah menandatangani lebih banyak pengeluaran pemerintah, keringanan pajak dan subsidi untuk sektor yang terkena virus.

Sebagai acuan ke depan untuk harga emas, investor akan memperhatikan laporan non-farm payrolls AS yang akan dirilis Jumat waktu setempat.

Adapun harga paladium turun 3,2 persen menjadi USD 2,353.66. Harga logam ini melonjak ke posisi tertinggi sepanjang masa dari posisi USD 2.582,19 pada 20 Januari.

Baik platinum dan paladium, yang digunakan dalam autokatalis pengendali emisi, mengalami aksi ambil untung karena penjualan yang melemah, yang dilaporkan oleh produsen mobil utama AS Ford Motor Co.

Sementara harga perak naik 1,2 persen menjadi USD 17,81. Harga platinum tergelincir 2,4 persen menjadi USD 957,83 setelah menyentuh level tertinggi dalam satu pekan di USD 987,60.

Loading
Artikel Selanjutnya
Harga Emas Antam Naik Jadi Rp 783 Ribu per Gram
Artikel Selanjutnya
Harga Emas Melonjak ke Level Tertinggi Usai Peringatan Apple Terkait Corona