Sukses

Pasang Iklan di Media yang Tepat, Bisnis Makin Sukses

Liputan6.com, Jakarta Ketika memilih untuk berwirausaha, salah satu rintangannya adalah kesamaan produk yang ditawarkan antara kompetitor. Oleh karena itu agar produk Anda dikenal banyak orang, perlu adanya diferensiasi.

Diferensiasi produk ini nantinya menyoroti hal yang membedakan antara produk Anda dengan kompetitor. Umumnya diferensiasi ini muncul dari banyak sisi produk, seperti manfaat, desain, harga, kualitas, hingga pengalaman konsumen alias review.

Namun semua itu akan berjalan kurang maksimal, jika Anda tidak meningkatkan brand awareness (kesadaran merek) terhadap produk yang ditawarkan. Nah untuk meningkatkan brand awareness perlu ada upaya promosi, salah satunya lewat pemasangan iklan.

Chrisdi, Partner dari Doremindo Agency (DO’A) menjelaskan, setiap perusahaan atau pelaku usaha yang ingin beriklan metodenya akan berbeda, tergantung dari kebutuhan dan budgeting.

"Iklan itu ibarat investasi. Biasanya kalau ada orang yang menyimpan uang, ada yang namanya tabungan biasa, deposito, obligasi, property, saham, dll. Pasang Iklan juga begitu, ada risiko dan timbal baliknya," jelas Chrisdi saat berbincang dengan Tim Liputan6 beberapa waktu lalu.

Misalnya seperti dijelaskan Chrisdi, ketika beriklan di televisi. Peluangnya adalah iklan TV bisa menjangkau audiens yang sangat luas, secara audio dan visual pesan yang ingin disampaikan lebih mudah masuk ke benak audiens, cenderung juga lebih terpercaya dan memiliki prestige.

Itu karena tidak semua brand bisa dan sanggup pasang iklan di TV. Sebaliknya, risikonya adalah para pelaku usaha harus mengeluarkan modal gede, karena biaya iklan TV lebih besar. Jika budget iklan terlalu kecil, atau suatu produk/jasa belum tersebar luas di seluruh Indonesia, kurang disarankan iklan di media TV Nasional.

Oleh karena itu, sebelum beriklan ada baiknya Anda menetapkan strategi berikut ini:

1. Branding

Branding atau kegiatan komunikasi untuk membangun merek, berperan besar pada keputusan seseorang untuk membeli barang atau menggunakan jasa produk Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda memiliki identitas produk yang melekat di hati konsumen, dalam jangka panjang. Misalnya membuat produk/ jasa dengan pilihan warna atau jenis huruf yang menarik dan mudah diingat.

2. Target Audiens

Sebelum memulai bisnis, pastikan sudah tahu target pemasaran produk Anda. Jika tidak tahu secara spesifik target audiens, maka kemungkinan besar iklan bisa gagal.

3. Masa Tayang Iklan

Chrisdi menjelaskan, setiap agensi memiliki banyak channel iklan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan kliennya. Pastikan Anda sudah tahu, dengan saluran mana iklan produk Anda akan ditayangkan. Itu karena setiap saluran iklan memiliki periode tayang yang berbeda-beda. Misalnya iklan koran biasanya harian, iklan majalah biasanya bulanan.

4. Waktu Terbaik Beriklan

Anda sebagai pengusaha sudah harus tahu, kapan waktu paling tepat beriklan. "Jadi waktu tepat beriklan disesuaikan dengan masing-masing usaha karena biasanya klien punya sesuatu yang ingin ditonjolkan ke masyarakat, dengan menyesuaikan kebutuhan," ujar Chrisdi.

Nah setelah mengetahui empat strategi tersebut, sekarang saatnya Anda menjalankan proses promosi atau iklan. Salah satu yang bisa diandalkan adalah Doremindo Agency.

Doremindo Agency adalah agen yang bergerak di media agency, media placement dan media planning yang membantu perusahaan atau pelaku usaha untuk mencapai target pelanggan.

"Doremindo berdiri kira-kira sudah 10 tahun atau sejak 2009. Doremindo Advertising Agency mempunyai tim yang berjiwa muda dan berpengalaman di bidang media," katanya.  

Mengapa Harus Doremindo Advertising Agency ?

Jika dibandingkan dengan agensi lain, Doremindo punya area 'bermain' yang berbeda dengan kompetitornya. Chrisdi menjelaskan kalau Doremindo tak hanya melayani perusahaan besar saja.

"Kami juga melayani klien UMKM. Jika dibandingkan dengan agensi umumnya ada kontrak selama minimal setahun misalnya, kami tak menerapkan konsep itu. Kami juga melayani klien yang membutuhkan pemasangan iklan secara eceran, misal hanya butuh pasang iklan di salah satu media saja juga bisa."

Perihal media yang ditawarkan Doremindo untuk promosi, sangat lengkap mulai dari pasang iklan koran, majalah, radio, televisi, media online, social media, in-flight advertising, iklan advertorial, iklan cinema / bioskop, mobile ads, jasa undangan peliputan (sebar press release), hingga jasa sisip brosur di koran.

"Pada momen tertentu, pasang iklan selain menjadi kebutuhan investasi, pada saat tertentu juga menjadi suatu kewajiban. Contohnya ketika seseorang mengalami kehilangan dokumen/surat penting tertentu, atau mengutarakan permohonan maaf, dan saat perusahaan ingin menaikan/menurunkan saham, ataupun ada informasi penting dari Rapat Umum Pemegang Saham. Biasanya akan diwajibkan pasang iklan pengumuman di media cetak resmi," jelasnya.

Hal lain yang menarik, Doremindo memberi keuntungan lain bagi kliennya. Ada layanan gratis konsultasi, gratis desain untuk iklan di media cetak, hingga jika ingin beriklan di media berbahasa asing, Doremindo sangat bisa membantu. Itu karena tersedia layanan terjemahan Indonesia-Inggris-Mandarin.

Nah untuk beriklan lewat Doremindo Agency, kira-kira harganya berapa sih? "Paling murah itu iklan baris, dengan budget di bawah Rp100 ribu sudah bisa, tentunya tergantung di media yang mana."

Untuk Anda yang ingin berinvestasi dalam bentuk pemasangan iklan, bisa menghubungi Doremindo Agency (DO’A) via hotline : 021-54361493, atau Whatsapp 082299008066. Bisa juga komunikasi via email : marketing@doremindo.com

 

(*)