Sukses

Proyek Jalan Tol Krian-Manyar Bakal Rampung Desember 2019

Liputan6.com, Jakarta - PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) saat ini tengah mempercepat penyelesaian proyek Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM). Dalam proyek ini Waskita Beton mendapat kepercayaan meggarap proyek untuk seksi II-IV sepanjang 19,55 km.

Proyek Tol KLBM ini dibagi menjadi 4 seksi yaitu Seksi I (Krian-Kedamean) yang dikerjakan oleh PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Kemudian WSBP mengerjakan Seksi II (Kedamean-Boboh), Seksi III (Boboh-Bunder), dan Seksi IV (Bunder-Manyar).

Hingga pertengahan November ini, progres pembangunan untuk seksi II sudah mencapai 99,46 persen, Seksi III mencapai 99,78 persen, dan Seksi IV mencapai 61,34 persen.

"Pembangunan Jalan Tol KLBM juga sebagai penghubung untuk jalan tol yang berada di sekitarnya. Selain itu, KLBM akan mendukung akses masuk-keluar ke kawasan industri yang ada di daerah Sidoarjo dan Gresik, di mana akan terintegrasi dengan pengembangan kawasan Pelabuhan Gresik," kata Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk Jarot Subana, Jumat (22/11/2019).

Proyek Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) merupakan proyek nasional pemerintah untuk mempercepat akses transportasi di Pulau Jawa serta mendukung peningkatan dan pemerataan perekonomian nasional.

 

2 dari 4 halaman

Rampung di Desember 2019

Dalam proses konstruksi, WSBP menggunakan produk girder bentang non standar 50 m.

Proyek pembangunan jalan tol yang membentang dari Kabupaten Sidoarjo hingga Kabupaten Gresik ini dimulai sejak awal 2017 dan ditargetkan akan rampung pada Desember 2019, dengan nilai kontrak sebesar Rp 3,51 triliun.

Sebagai informasi, proyek jalan tol KLBM ini dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), PT Waskita Bumi Wira dengan masa konsesi selama 45 tahun.

3 dari 4 halaman

Hingga Oktober 2019, Waskita Beton Raih Kontrak Baru Rp 4,36 Triliun

Menjelang akhir tahun 2019 ini, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berhasil meraih berbagai proyek dari pasar eksternal.

Proyek tersebut antara lain Refinery Development Maste Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V Pertamina Balikpapan yang merupakan kerjasama dengan Hyundai senilai Rp 217 miliar dan Pembangunan Apartemen Modernland (Modernland Group) di Jakarta Garden City senilai Rp 77 miliar.

Pada Proyek Refinery Development Maste Plan (RDMP) Refinery Unit (RU) V Pertamina Balikpapan ini, perusahaan menyuplai produk spun pile berdiameter 500 mm.

Adapun pada proyek pembangunan Apartemen, WSBP akan menyuplai produk readymix . Selain itu, WSBP menyuplai produk tetrapod pada proyek senilai 217,5 miliar.

“Dengan adanya kontrak baru ini, total perolehan nilai kontrak WSBP baik dari internal maupun eksternal hingga Oktober 2019 sebesar Rp 4,36 triliun,”ujar Direktur Pemasaran PT Waskita Beton Precast Tbk, Agus Wantoro dalam keterangannya, Rabu (6/10/2019).

Adapun porsi nilai kontrak eksternal Waskita Beton per Oktober 2019 adalah 52 persen melalui target tahun 2019 sebesar 40 persen.

Beberapa proyek besar lainnya yang telah diperoleh sebelumnya antara lain Proyek Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) Seksi 2 dan 3, Apartement Tokyo Riverside, Tol Pekanbaru - Dumai Seksi 6C, Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu Ramp on & off.

Tidak hanya itu, proyek lainnya adalah Bandara Kulonprogo, Bendungan Leuwikeris, PLTGU Tambak Lorok, Proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan, Addendum Proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, Proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi Seksi II, Bandara Sultan Hasanuddin, dan proyek lainnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
BUMN Karya Diminta Terapkan Teknologi Demi Tingkatkan Daya Saing
Artikel Selanjutnya
Rambah Proyek Kereta Api, Anak Usaha Waskita Siapkan 2 Pabrik