Sukses

Penggunaan Gas Bumi Mampu Tekan Defisit Neraca Perdagangan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Energi Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif akan meningkatkan pemanfaatan gas bumi. Ini dilakukan untuk menekan defisit neraca transaksi berjalan dan perdagangan.

Arifin mengatakan, gas bumi yang bersumber dalam negeri bisa dimanfaatkan untuk menggantikan peran Liqufied Petroleum Gas (LPG) yang saat ini menjadi bahan bakar andalan rumah tangga.

"Kita akan coba untuk bisa memanfaatkan gas alam kita yang memang bisa dipakai dalam negeri," kata Arifin, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (1/11/2019).

Menurut Arifin, meningkatkan pemanfaatan gas bumi dapat menekan impor LPG. Untuk diketahui, saat ini konsumsi LPG Indonesia mencapai 7,11 juta Metrik Ton (MT) 70 persenya berasal dari impor.

"Jargas itu bisa mengurangi impor LPG, itu yang sekarang kita sedang pertajam," ujarnya.

 

2 dari 3 halaman

Harga Masih Kompetitif

Arifin mengungkapkan, untuk harga gas bumi di Indonesia masih kompetitif dibanding negara tetangga. Beberapa sektor pun mendapat subsidi agar harganya rendah.

"Kalau dibandingkan Malaysia kita lebih murah saya ketemu Petronas, cuma perusahaan nggak boleh rugi jadi memang ini harus saling memahami dan mendukung,"tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
PGN Jajaki Beli Gas dari Blok Masela
Artikel Selanjutnya
DPR Ingin Permasalahan Harga Gas Diselesaikan Secara Bisnis