Sukses

Pecah Rekor, Harga Makan Siang dengan Warren Buffett Capai Rp 64,28 Miliar

Liputan6.com, Omaha - Acara makan siang bersama miliarder Warren Buffett tahun ini laku dengan harga fantastis melewati tahun-tahun sebelumnya. "Tiket" makan siang laku dijual hingga USD 4,5 juta atau Rp 64,28 miliar (USD 1 = Rp 14.285).

Dilaporkan Reuters, identitas pembeli tersebut tidak diketahui, sama seperti yang terjadi dalam 4 tahun terakhir. Dalam acara ini, pemenang dapat bebas berdiskusi dengan Warren Buffett kecuali tentang investasi di masa depan.

Harga USD 4,5 juta tersebut memecahkan rekor sebagai makan siang termahal bersama Warren Buffett sejak tradisi ini dimulai tahun 2000 silam. Tahun lalu makan siang bersama Buffett laku terjual seharga USD 3,3 juta. Uang hasil penjualan acara ini akan disumbangkan ke organisasi sosial bernama Glide asal San Fransisco.

Pada tahun 2000 hingga 2002, harga makan siang bersama Warren Buffett masih di kisaran USD 20 ribu hingga USD 25 ribu. Angka itu setara Rp 285 juta sampai Rp 357 juta jika dihitung dengan kurs 2019.

Harga tiket mulai menembus jutaan dolar pada tahun 2018. Kala itu pebisnis Zhao Danyang asal China merogoh uang sebesar USD 2,1 juta (setara Rp 29,99 miliar) demi bertemu sang investor legendaris.

Warren Buffett dilaporkan merasa senang atas hasil penjualan tiket yang dilelang tersebut. Pihak organisasi Glide juga menyambut gembira kabar hasil lelang.

"Sebagai organisasi ini berarti besar bagi kami. Uangnya akan menolong ribuan orang di kota ini," ujar Presiden Glide, Karen Hanrahan.

Glide merupakan organisasi amal favorit mendiang istri pertama Warren Buffett. Organisasi itu menyediakan makanan gratis, tempat bernaung, tes HIV dan Hepatitis C, pelatihan kerja, tempat penitipan anak, dan program setelah sekolah.

2 dari 4 halaman

Harga Mulai Rp 359 Juta

Kabar sebelumnya, investor legendaris Warren Buffett kembali mengadakan acara makan siang bersama. Namun, makan siang dengan Buffett tidak gratis karena tiket dilelang mulai dari harga USD 25 ribu dan harga diprediksi tembus hingga miliaran rupiah.

Dilaporkan Market Watch, uang hasil lelang makan siang bersama Warren Buffett bernilai akan disumbangkan ke badan amal Glide yang berlokasi di San Fransisco. Glide selalu rutin mendapatkan donasi dari acara ini.

Glide diketahui merupakan badan amal favorit dari Susie Buffett, mendiang istri pertama Warren Buffett. Pelayanan yang diberikan Glide berupa makanan hingga layanan kesehatan.

Pemenang lelang akan berkesempatan menyantap hidangan di restoran steak favorit Warren Buffett di New York. Restoran itu adalah Smith & Wollensky yang sudah menjadi venue langganan untuk acara ini.

Warren Buffett pertama kali melakukan ini pada tahun 2000. Tahun 2018 lalu, lelang tiket makan bersama Warren Buffett mencapai harga USD 3,3 juta. Sementara rekor harga tertinggi mencapai USD 3,4 juta pada tahun 2012.

Identitas pemenang pun tidak selalu ketahuan ke publik. Pemenang tahun lalu tidak diketahui identitasnya, begitu pula pemenang dengan penawaran lelang tertinggi. Namun, perusahaan judi asal China sempat menang makan siang bersama Warren Buffett di tahun 2015 lalu.

Pemenang dapat membawa hingga tujuh sahabatnya untuk datang ke acara ini. Mereka pun bisa memakai kesempatan ini untuk bertanya ke Warren Buffett mengenai pandangannya seputar dinamika dunia saham.

3 dari 4 halaman

Warren Buffett: Mau Sukses, Jangan Terpuruk pada Kesalahan

 Investor legendaris Warren Buffett memberikan inspirasi agar seseorang tidak takut pada kesalahan. Dalam dunia bisnis, Buffett mengaku pernah membuat kesalahan dalam berbisnis, yakni tidak berinvestasi pada perusahaan potensial sebelum sukses besar seperti sekarang.

Kesalahan yang terjadi justru membuat Warren Buffett semakin termotivasi. Ia pun memberikan analogi seperti bermain golf, baginya bila segala tindakan berhasil, maka kegiatannya menjadi tidak seru.

"Jika kamu bermain golf dan bisa hole in one di tiap lobang, maka tak akan ada yang bermain golf, permainannya jadi tidak seru," ujar Buffett seperti dikutip Yahoo! Finance.

Warren Buffett mengakui berbuat kesalahan dengan terlambat berinvestasi di Google, dan baru melakukannya setelah diajak Bill Gates. Ia pun pernah meragukan kemampuan Amazon dalam mengguncang dunia ritel, sehingga sempat meremehkan Jeff Bezos.

Miliarder itu mengatakan kesalahan adalah hal yang pasti dalam kehidupan, apalagi dalam berbisnis. Miliarder berusia 88 tahun itu menyebut dirinya tidak membiarkan dirinya terlelap dalam kesalahannya.

"Jadi tidak mungkin saya dapat membuat banyak keputusan bisnis dan investasi tanpa membuat beberapa kesalahan. Saya bisa mencoba meminimalisirnya. Saya tidak terpuruk dengan hal itu sama sekali. Saya tidak melihat ke belakang," ujarnya.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Wanita Ini Raup Rp 21,3 Triliun Berkat Bisnis Kosmetik
Artikel Selanjutnya
Hong Kong Rusuh, Alibaba Batal Dapat Duit Rp 213 Triliun