Sukses

PLN Disjaya Siapkan Pasokan Listrik Berlapis saat Pilpres 2019

Liputan6.com, Jakarta - PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) menyiapkan kehandalan pasokan listrik untuk mendukung pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres) yan‎g diselenggarakan 17 April 2019.

General Manager PLN Disjaya M Ikhsan Asaad mengatakan, PLN Disjaya telah menyiapkan pasokan listrik secara berlapis pada objek yang berperan dalam Pemilu, di antaranya kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan KPU Daerah serta Tempat Pemungutan Suara (TPS).‎

"Kita sudah jauh hari menyiapkan pesta demokrasi karena listirk merupakan hal yang vital," Kata Ikhsan di Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Ikhsan menjelaskan, pasokan listrik berlapis terdiri dari pasokan listrik dari jaringan PLN yang berasal dari dua jaringan, perangkat UPS dan Power Bank, sehingga jika terjadi kendala pemadaman‎ listrik dari jaringan utama, dalam hitungan detik listrik kembali menyala.‎

"Seperti KPU ini jadi pelanggan premium PLN. Kita siapkan tambahkan UPS ditamah power bank. Di KPUD juga kita siapkan UPS," tuturnya.

Ikhsan menyatakan, pasokan listrik Jakarta saat Pemilu berlangsung sangat aman, dengan sistem jaringan‎ interkoneksi jaringan Jawa Bali dan enam subsistem. Untuk beban puncak saat Pemilu diperkirakan 4.400 megawatt (MW) sampai 5.000 MW.

Sementara daya listrik yang tersedia mencapai 14.875 MW."Itu kita siapkan personel 701 dalam tiga shift siap siaga 24 jam, untuk menjaga pasokan listrik," tandasnya.

Loading
Artikel Selanjutnya
Golput Dinilai Tak Punya Hak Protes Kebijakan Negara Setelah Pemilu
Artikel Selanjutnya
Ma'ruf Amin: Ideologi Bangsa Harus Diperkuat, Tak Boleh Ada Selain Pancasila