Ini Sebab Menteri Rini Bongkar Pasang Direksi BUMN

Deputi Kementerian BUMN Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno menjelaskan, sebenarnya ada beberapa alasan direksi BUMN diganti.

Diterbitkan 14 September 2018, 14:10 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno kembali merombak direksi PT Pertamina (Persero).

Terakhir, Pahala Nugraha ditetapkan sebagai Direktur Keuangan dan Ignatius Tallulembang sebagai Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero). Kemudian pemberhentian dengan hormat Gigih Prakoso dan Arief Budiman.

Kembali digantinya direksi Pertamina ini, membuat banyak kalangan menilai jika Menteri Rini kerap melakukan bongkar pasang direksi BUMN, tidak hanya Pertamina. Benarkah demikian?

Deputi Kementerian BUMN Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno menjelaskan, sebenarnya ada beberapa alasan direksi BUMN diganti.

Pertama, direksi yang bersangkutan biasanya habis masa jabatan. Di mana setiap periodenya Direksi BUMN diberikan waktu 5 tahun dan maksimal bisa diperpanjang satu kali.

"Untuk kasus Pertamina, memang Pak Gigih pindah ke PGN, jadi kosong, dan Pak Arief jadi Dirut Danareksa, makanya diganti Pak Pahala," kata Harry di Kementerian BUMN, Jumat (14/9/2018).

Gigih ke PGN untuk memuluskan integrasi PGN dengan Pertamina selaku holding sekaligus meningkatkan kinerja perusahaan.

Sedangkan alasan Arief dipindah ke Danareksa karena disiapkan untuk pembentukan holding industri jasa keuangan. Dengan demikian bukan berarti Arief memiliki kinerja yang buruk sehingga dipindah.

Pemindahan ini justru terkait kinerjanya yang cemerlang membawa Pertamina sebagai holding migas.

Harry juga mencontohkan pergeseran direksi lainnya, seperti Silmy Karim yang dipindah menjadi Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Padahal, Silmy baru menjabat sebagai Dirut PT Barata Indonesia (Persero) pada 2016.

Kesuksesan Silmy membangkitkan PT Pindad (Persero) dan PT Barata Indonesia (Persero), diharapkan juga mampu membangkitkan Krakatau Steel dalam keterpurukan. Maklum, saat ini Krakatau Steel masih menelan kerugian sekitar Rp 1 triliun.

"Sekarang Bu Menteri tidak mau berlama-lama nunggu satu periode yang 5 tahun, kalau kinerjanya bagus, langsung digeser untuk membawa BUMN lain yang lebih baik. Ini bagian dari transformasi BUMN supaya lebih baik," papar Harry.

Memang, dalam kasus-kasus tertentu ada beberapa direksi BUMN yang tidak perform atau terlibat kasus-kasus tertentu. Ini juga menjadi salah satu alasan pergantian direksi.

Formasi Direksi Lengkap, Ini Tugas Kementerian BUMN Buat Pertamina

PT Pertamina (Persero) telah memiliki manajemen yang lengkap setelah sebelumnya dilakukan perombakan direksi mulai dari Direktur Utama hingga jajaran direksi lainnya.

Lalu apa misi kerja para direksi dalam waktu dekat dan jangka panjang?

Kementerian BUMN menyebutkan ada beberapa tantangan yang harus segera diselesaikan Pertamina.

"Pertama, implementasi B20. Ini harus dilakukan secara masif dan efisien. Semua SPBU harus segera bisa menyalurkan B20," kata Deputi Usaha Pertambangan, Industri Startegis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Jumat (14/9/2018).

Kedua, mengurangi impor BBM. Memang, selama ini impor BBM Pertamina menjadi salah satu penyumbang kebutuhan dolar AS paling besar. Jika impor ini dikurangi jelas akan membantu daya tahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

"Caranya bagaimana? Bangun kilang. Sehingga kita bisa kurangi impor BBM yang sudah jadi, sehingga impor crude saja. Ini akan lebih murah. Selain itu juga tingkatkan produksi," paparnya.

Dengan masukknya Pahala N Mansury sebagai Direktur Keuangan Pertamina, Harry yakin tantangan yang diberikan itu dapat diatasi.

Hanya saja, dia juga memastikan bahwa laba Pertamina tahun ini akan merosot.

"Ya karena harga minyak dunia naik, dolar AS kuat, sementara Pertamina tidak bisa begitu saja naikkan BBM, paling dia bisa mainin di BBM yang non sibsidi," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6