Sukses

7 Kota dengan Kemacetan Terparah di Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Lembaga penganalisis data kemacetan lalu lintas INRIX merilis daftar kota di dunia dengan tingkat kemacetan paling parah. Dalam survei yang dilakukannya, Inrix menganalisa 1.360 kota yang tersebar di 38 negara dan lima benua.

Setidaknya ada 7 kota yang memiliki tingkat kemacetan paling parah. INRIX mengatakan, penilaian didasarkan pada waktu rata-rata kemacetan dalam jam sibuk. Rilis terakhir peringkat kemacetan lalu lintas ini dihimpun berdasarkan 500 terabyte data dari sekitar 300 juta sumber.

Kemacetan yang dialami oleh kota-kota besar di dunia ini menimbulkan kerugian tak sedikit. Di Inggris misalnya, kemacetan yang kerap terjadi memberi kerugian sebanyak 37,7 miliar pound sterling atau Rp 712 triliun.

Kota mana saja yang memiliki tingkat kemacetan paling parah? Berikut ulasannya melansir Business Insider, Rabu (21/2/2018)

7. London, Inggris

Pengemudi di London menghabiskan waktu tambahan 74 jam per tahun untuk menghadapi kemacetan. London merupakan kota termacet kedua di Eropa.

 

6. Bogota, Kolombia

Pengemudi di Bogota menghabiskan 30 persen waktu berkendaranya untuk terjebak dalam kemacetan. Namun angka ini turun dari tahun lalu yang mencapai 32 persen.

 

 

1 dari 3 halaman

5. San Fransisco, Amerika Serikat

Pengemudi menghabiskan waktu 79 jam dalam kemacetan terutama di jam sibuk. Sama seperti Bogota, ini juga merupakan penurunan dari tahun lalu.

4. Sao Paolo, Brasil

Pengemudi Sao Paolo menghabiskan 22 persen dari waktu mengemudinya untuk terjebak kemacetan. Per tahun, mereka rata-rata menghabiskan waktu 86 jam dalam setahun untuk macet.

 

 

2 dari 3 halaman

3. New York, Amerika Serikat

Pengemudi menghabiskan 91 jam duduk dalam kemacetan setiap tahunnya. Angka ini bertambah dari tahun lalu yang hanya mencapai 89 jam.

2. Moskow, Rusia

Moskow merupakan kota paling padat di Eropa. Rata-rata, pengemudi menghabiskan 26 persen waktu perjalanannya dalam kemacetan.

1. Los Angeles, Amerika Serikat

Los Angeles kembali memegang peringkat teratas kota paling macet di dunia. Rata-rata pengemudi di sini menghabiskan 102 jam dalam setahun untuk duduk dalam kemacetan saat waktu sibuk.