Dalam 3 Bulan, BNI Salurkan Kredit Kemaritiman Rp 1,6 Triliun

Khusus untuk infrastruktur dan perhubungan laut, BNI mampu menyalurkan kreditRp 1 triliun sejak awal tahun hingga saat ini.

Diterbitkan 15 April 2015, 13:09 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sektor kemaritiman menjadi salah satu sektor prioritas bagi PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) untuk diberikan kredit pada tahun ini. Terbukti, dari awal tahun hingga saat ini penyaluran kredit perseroan ke sektor tersebut mencapai Rp 1,6 triliun.

Direktur Utama BNI, Achmad Baiquni menjabarkan, penyaluran kredit kemaritiman BNI di tahun 2015 mencakup beberapa sektor yakni sektor koperasi perikanan dengan penyaluran kredit sebesar Rp 58 miliar, kredit untuk industri balok es dan cold storage sebesar Rp 100 miliar.

Selain itu, kredit pada sektor kapal penangkap ikan sebesar Rp 100 miliar, pengolahan ikan di sentra-sentra perikanan nasional skala mikro, kecil, dan menengah sebesar Rp 400 miliar dan infrastruktur dan perhubungan laut sebesar Rp 1 triliun. "Sehingga, total ekspansi kredit ke sektor kemaritiman mencapai Rp 1,6 triliun pada tahun 2015," jelasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (15/4/2015).

Untuk meningkatkan portofolio tersebut, BNI menjalin kerja sama dengan Koperasi Perikanan Mina Rizki Abadi (Komira). Dalam kerja sama ini, BNI memberikan Kredit modal Kerja (KMK) kepada Koperasi Perikanan Mina Rizki Abadi.

Komira adalah debitur BNI yang bergerak di bidang penangkapan dan perdagangan ikan laut yang dirintis sejak tahun 2003 dengan titik lokasi penangkapan dan pengepulan ikan laut terletak di 8 tempat yaitu di Kendari, Banggai, Manado, Natuna, Pelabuhan Ratu, Ambon,  Makassar dan Surabaya.

Jumlah nelayan tangkap dan pemindang ikan yang menjadi binaan dari Komira saat ini berjumlah lebih dari 1.000 orang yang tersebar di 8 lokasi diatas serta Jawa dan Bali.

Dukungan kredit BNI terhadap Komira mendapatkan sambutan positif dari Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) yang turut memberikan penjaminan asuransi atas kredit tersebut. Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penjaminan kredit antara BNI dengan Perum Jamkrindo dilaksanakan di Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Pemimpin Divisi Bisnis Komersial & Usaha Kecil BNI, Siwi Peni dengan Kepala Divisi Pemasaran Penjaminan Bank Perum Jamkrindo, Lies Permana Lestari dengan disaksikan oleh jajaran Direksi masing-masing Perusahaan.

Achmad menjelaskan, kerja sama dengan Perum Jamkrindo dimaksudkan untuk memperluas penyaluran kredit BNI kepada UMKM khususnya kredit pada sektor kemaritiman yang dinilai memiliki potensi yang sangat besar.

Direktur Utama Perum Jamkrindo, Diding S. Anwar menjelaskan, kerja sama kemitraan ini merupakan PKS komersil kami yang pertama, sangat strategis dan bertujuan lebih meningkatkan kinerja masing-masing pemangku kepentingan baik peningkatan realisasi Kredit atau pembiayaan oleh BNI sekaligus meningkatkan volume Penjaminan oleh Perum Jamkrindo. (Gdn)

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • liputan6
    BNI merupakan Bank BUMN (Badan Usaha Milik Negara) pertama yang menjadi perusahaan publik.
    BNI