Sukses

Menteri Tenaga Kerja Bertemu Dirjen ILO, Apa Saja yang Dibahas?

Liputan6.com, Jakarta Guy Ryder selaku Dirjen International Labor Organization mengunjungi Indonesia untuk kali pertama. Dalam kunjungannya ini, ia bertemu dengan Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri.

"Ini kali pertama Dirjen ILO ke Indonesia sepanjang sejarah ILO berdiri dan sepanjang sejarah Indonesia menjadi anggota ILO. Kehormatan dan kebanggaan bagi Indonedia," kata dia kepada wartawan, Jakarta, Kamis (11/12/2014).

Di pertemuan itu, ada sejumlah poin yang dibicarakan menyangkut ketenagakerjaan. Hanif mengatakan, kedua pihak sepakat untuk meningkatkan perlindungan buruh migran di penempatan kerja.

"Antara satu negara dan negara yang lain berbeda. Kami minta bantuan untuk bisa mendorong penempatan bisa meningkatan kualitas  perlindungan pekerja migran Indonesia dan lain," kata dia.

Selain itu, Hanif menuturkan sepakat untuk memangkas para pekerja yang masih dalam kategori anak-anak. Pihaknya akan berusaha mengembalikan pekerja anak-anak kembali ke sekolah.

"Oleh karenanya sudah mencanangkan peta jalan eliminasi pekerja anak untuk 2014-2022 ke depan tidak boleh ada pekerja anak. Harus kembali ke sekolah. ILO sudah kerjasama dengan kami, untuk eliminasi pekerja anak," ujar Hanif.

Kedua pihak juga sepakat, untuk hubungan industrial mendorong dialog-dialog sosial supaya permasalahan ketenagakerjaan mudah diselesaikan.

Tak sekadar itu, pihaknya menyampaikan semua pihak berkomitmen untuk meningkatkan produktivitas para pekerja. "Terutama peningkatan kompetensi, produktivitas, peningkatan, penguatan kemampuan serikat pekerja negosiasi berunding," tandas dia.(Amd/Ahm)