Pertemuan OPEC Tak Bakal Bikin Harga Minyak Dunia Anjlok

Pertemuan OPEC yang dilakukan untuk membahas kebijakan produksi minyak tak mungkin membuat harga minyak anjlok ke level US$ 60 per barel.

Diterbitkan 25 November 2014, 11:30 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, New York - Merespons tren penurunan harga minyak mentah global, Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) akan menggelar pertemuan internal pekan ini. Presiden BRG Brokerage Jeff Grossman mengatakan, pertemuan OPEC yang dilakukan untuk membahas kebijakan produksi minyak ini tak mungkin membuat harga minyak anjlok ke level US$ 60 per barel.

Meskipun peluang jatuhnya harga minyak ke level lebih rendah terbilang kecil, OPEC diprediksi tetap akan mengumumkan pihaknya telah membahas pengurangan produksi. Hal itu akan dilakukan OPEC guna mengekang kemungkinan harga minyak lebih rendah lagi.

"Bahkan dengan perubahan cuaca yang sangat serius, harga minyak hanya mungkin berada di level US$ 72 selama empat atau enam minggu," ungkap Grossman seperti dikutip dari CNBC, Selasa (25/11/2014).

Dia menjelaskan, penurunan harga yang lebih parah bisa terjadi jika memang didalangi kesepakatan tertentu.

Harga benchmark minyak tercatat merosot 30 persen dari level tertingginya pada Juni. Harga minyak mentah jenis Brent dijual hampir US$ 80 per barel pada Senin pekan ini. Harga tersebut turun dari level US$ 115 per barel di level tertinggnya.

Sementara minyak mentah jenis West Texas Intermediate berada di harga US$ 76 per barel dengan harga tertinggi US$ 107 per barel. OPEC akan tetap mendorong harga minyak naik pada pertemuannya Kamis pekan ini.

"OPEC akan menunjukkan tak perlu ada kepanikan menanggapi penurunan harga minyak ini," ungkap Grossman.

Sejauh ini anggota OPEC seperti Venezuela dan Iran telah meminta organisasi dunia tersebut untuk menurunkan produksi. Tapi belum diketahui apakah Arab Saudi, produsen minyak terbesar di OPEc, setuju dengan pemangkasan harga tersebut. (Sis/Ahm)

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6