Liputan6.com, Jakarta - Presiden Amerika Serikat atau Presiden AS Donald Trump mengumumkan di platform media sosial miliknya, Truth Social bahwa Israel telah menyetujui gencatan senjata selama 60 hari di Gaza, Palestina. Dia kemudian meminta Hamas menerima isi kesepakatan tersebut.
"Qatar dan Mesir, yang telah bekerja sangat keras untuk membantu mewujudkan Perdamaian, akan menyampaikan proposal final ini. Saya berharap, demi kebaikan Timur Tengah, Hamas menerima Kesepakatan ini, karena tidak akan ada tawaran yang lebih baik – SITUASINYA HANYA AKAN MEMBURUK," tulis Presiden AS Donald Trump.
Advertisement
Trump mengatakan kesepakatan ini juga akan diberikan kepada perwakilan Qatar dan Mesir. Perwakilan kedua negara tersebut nantinya akan menyampaikan proposal gencatan senjata tersebut kepada Hamas.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump berencana menerima kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih pada Senin (7/7) pekan depan. Ini merupakan kunjungan ketiga Netanyahu ke AS di tahun ini.
Kemudian, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt menyampaikan, penasihat utama Netanyahu, Ron Dermer pada pekan ini berada di Washington untuk bertemu dengan pejabat di Gedung Putih.
Lantas, seperti apakah pengumuman yang disampaikan Presiden AS Donald Trump terkait gencatan senjata Israel dan Gaza, Palestina? Bagaimana rencana pertemuan Trump dan PM Israel Benjamin Netanyahu? Simak selengkapnya dalam rangkaian Infografis berikut ini: