Kisah Honda Blade Belum Tamat

Honda Malaysia baru saja meluncurkan Blade terbaru. Bukti bahwa di negara tetangga itu motor bebek masih diminati.

oleh Rio Apinino diperbarui 23 Mar 2017, 16:35 WIB
Honda Malaysia baru saja meluncurkan Blade terbaru. Bukti bahwa di negara tetangga itu motor bebek masih diminati (Foto: Paultan).

Liputan6.com, Petaling Jaya - Di Indonesia, meskipun Astra Honda Motor (AHM) masih menjual Blade, namun angka penjualannya tak bisa dibilang maksimal. Tahun lalu penjualannya hanya berada di kisaran 20an ribu unit, lebih rendah ketimbang "bebek" lain seperti Supra X (150an ribu) dan Supra GTR (32 ribu).

Namun di negara tetangga, Malaysia, Blade nampaknya masih diminati. Terbukti, Boon Siew Honda Malaysia baru saja meluncurkan Blade baru, edisi penyegaran (facelift) tahun 2017 di Petaling Jaya. Di sana Blade bernama Wave Dash Fi.

Melansir paultan.org, Kamis (23/3/2017), Blade tersedia dalam dua varian, Type S dengan rem cakram tunggal, dan Type R dengan rem cakram ganda.

Berbeda dengan di Indonesia yang mengusung mesin 125 cc, di Malaysia Blade menggendong mesin yang lebih kecil, hanya 109 cc, dengan silinder tunggal, air-cooled, dan disandingkan dengan transmisi empat percepatan.

Mesin ini keluarkan tenaga 8,6 Tk pada 7.500 rpm dan torsi 11,6 Nm pada 6.000 rpm. Dibanding versi terdahulu, tenaga dan torsinya lebih besar.

Pun dengan konsumsi bahan bakarnya yang lebih irit. Model tahun 2016 mengkonsumsi bahan bakar 1,70 liter per 100 km. Sementara model tahun terbaru, naik tipis jadi 1,63 km per 100 km. Tangki bahan bakarnya cuma empat liter.

Baik varian S atau varian R tersedia dalam tiga pilihan warna, biru, hitam, dan merah. Namun bedanya, varian R juga dilengkapi dengan warna Repsol.

Soal harga, Honda Blade Type S dibanderol RM5,860.74 atau setara Rp 17,6 juta, sementara Blade Type R dihargai RM6,178.74 atau Rp 18,5 juta.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya