Jaringan Telkomsel Siap Antisipasi Lonjakan Traffic Pilkada 2017

Menjelang Pilkada 2017, Telkomsel memastikan kesiapan seluruh jaringan untuk mendukung kelancaran komunikasi pelanggan.

oleh M Hidayat diperbarui 14 Feb 2017, 17:15 WIB
Integrated Operation Center (IOC) Telkomsel - Telkomsel Siap Antisipasi Pilkada 2017

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang Pilkada 2017 yang serentak digelar pada Rabu (15/2/2017) di 101 wilayah di Indonesia, Telkomsel memastikan kesiapan seluruh jaringan untuk mendukung kelancaran komunikasi pelanggan. Hal ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi traffic layanan yang diprediksi meningkat, khususnya saat pencoblosan dan penghitungan suara berlangsung.

Telkomsel telah melakukan berbagai aktivitas penguatan jaringan, di antaranya peningkatan kualitas dan penambahan kapasitas. Di Jakarta misalnya, secara berkala Telkomsel telah melakukan pengecekan jaringan untuk objek-objek vital terkait Pilkada 2017, terutama di kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD).

Layanan 4G dan 3G Telkomsel, di lokasi-lokasi tersebut, disiagakan sehingga komunikasi pelanggan melalui jaringan pita lebar diharapkan tetap lancar dan nyaman.

"Kami terus memantau dan memastikan agar jaringan kami bekerja secara optimal sehingga ketersediaan dan kualitas layanan untuk pelanggan tetap terjaga," ujar Vice President Corporate Communications Telkomsel Adita Irawati, dalam keterangannya kepada Tekno Liputan6.com.

Hal ini, kata Adita, penting dalam mendukung berbagai pihak untuk melakukan koordinasi, seperti panitia dan aparat keamanan yang bertugas selama masa pencoblosan dan penghitungan suara.

Secara umum, traffic komunikasi baik suara, SMS, maupun data pada hari pencoblosan Pilkada 2017 serentak diprediksi mengalami peningkatan dibandingkan dengan hari biasanya. Pada Pemilihan Presiden 2014 lalu, misalnya, traffic layanan data meningkat 17,37 persen pada hari H pencoblosan, dengan kenaikan tertinggi terjadi antara pukul 12:00 hingga 13:00 yakni 27,59 persen.

Pilkada 2017 serentak tahun ini berlangsung di 101 wilayah yang terdiri dari 7 provinsi, 76 kabupaten, dan 18 kota.

(Why/Cas)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya