Mercy Optimistis SUV Bisa Jadi Tulang Punggung Kedua

Mercedes-Benz optimistis model SUV-nya bisa menjadi kontributor kedua setelah sedan.

oleh Septian Pamungkas diperbarui 25 Jan 2017, 06:30 WIB
Mobil Mercedes-Benz GLC saat peluncurannya di Pabrik Wanaherang, Bogor, Jawa Barat, (24/5). Mercedes-Benz mengumumkan dimulainya produksi lokal kendaraan premium model SUV bergaya sporty dan modern Mercedes-Benz GLC. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Wanaherang - Mobil jenis sport utility vehicle (SUV) di pasar nasional tengah naik daun. Kondisi ini rasakan juga oleh pabrikan mobil premium Mercedes-Benz.

Jika situasi ini terus berkembang, Mercedes-Benz optimistis model SUV-nya bisa menjadi kontributor kedua setelah sedan.

"Harusnya SUV bisa menjadi backbone kedua kami. Yang tadinya sedan kontribusinya sampai 80 persen sekarang terbukti pasar sedan turun menjadi 60 persen sisanya diisi SUV dan new generation compact car (NGCC)," terang Deputy Director Marketing Communication Mercedes-Benz Distribution Indonesia Hari Arifianto di pabrik Wanaherang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (24/1/2017).

Sebagai informasi, di tahun lalu penjualan SUV pabrikan asal Jerman itu mencapai 1.179 unit atau tumbuh 34 persen dibanding tahun sebelumnya.

Untuk diketahui, di Indonesia Mercedes-Benz memiliki sejumlah model yang diproduksi secara completely knock down (CKD) di fasilitas perakitannya di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Adapun model yang diproduksi meliputi Mercedes-Benz GLE, GLS, dan GLC.

Tag Terkait

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya