Danau Pinggir Pantai, Keunikan Tersembunyi di Sudut Bengkulu

Mengintip keindahan danau di pinggir pantai yang masih tersembunyi.

oleh Yuliardi Hardjo Putro diperbarui 03 Jan 2017, 06:03 WIB
Banyak yang belum mengetahui Bengkulu memiliki destinasi wisata unik danau dipinggir pantai (Liputan6.com/Yuliardi Hardjo)

Liputan6.com, Bengkulu - Pernahkah terbayang oleh kita, ketika akan menentukan destinasi tujuan wisata dengan mencantumkan dua tempat dalam satu lokasi? Penyuka pantai dan danau tentu tidak akan sejalan. Tentu saja, mereka memilih jalan masing-masing. Untuk menyatukan pencinta pantai dan danau di satu lokasi, cuma bisa di Bengkulu.

Yup, Bengkulu punya destinasi unik, danau di pinggir pantai. Posisi danau seluas lebih dari 10 hektare itu tepat berdampingan dengan Samudra Hindia yang terkenal dengan keganasan ombaknya. Sayangnya, lokasi ini sangat tersembunyi sehingga belum banyak yang mengetahui.

Tidak sulit untuk mencapai lokasi ini. Dari Kota Bengkulu kita menempuh perjalanan 30 menit saja menuju Bengkulu Utara melewati Jalaur Lintas Barat (jalinbar) Sumatra.

Lokasi ini berada di Desa Padang Betuah, Kecamatan Pondok Kelapa Kabupaten Bengkulu Tengah. Di desa tersebut, kita bisa menemukan papan tanda nama SD Negeri 13 dan SMP Negeri 5 Pondok Kelapa, kemudian kita hanya mengikuti jalan aspal kasar sejauh 4 kilometer dari sana.

Setibanya di ujung jalan, kita akan langsung disuguhkan pemandangan menakjubkan dari atas tebing yang bisa juga dimanfaatkan sebagai Camping Ground bagi para traveller. Bibir pantai Samudra Hindia hanya berjarak 50 meter dengan tepian danau.

Harus berhati-hati jika ingin mencapai lokasi, selain jalanan menurun yang terjal, kita juga harus membawa bekal air minum secukupnya, sebab tidak ada yang berjualan di lokasi ini.

Armansyah, warga Desa Padang Betuah menceritakan, lokasi ini memang sangat jarang dikunjungi. Selain lokasi yang sangat tersembunyi, kawasan ini juga dikepung hutan dan perkebunan kelapa sawit. Masyarakat sekitar lokasi bahkan banyak yang belum mengetahui keindahan alam tersembunyi tersebut.

"Hanya para pemancing dan warga sekitar saja yang sering datang ke sini," ujar Armansyah di Bengkulu, Senin, 2 Januari 2017.

Dewi Melani, salah seorang pengunjung dari Kota Bengkulu mengaku baru pertama kali mengunjungi lokasi wisata tersebut dan terlihat puas dengan suguhan pemandangan alam yang tidak ada duanya itu. Dia bersama keluarga sengaja datang untuk memanfaatkan waktu libur awal tahun.

"Ini harus dikembangkan, apalagi Bengkulu sudah mencanangkan tahun kunjungan wisata 2020. Semua potensi yang ada harus dimanfaatkan dan digarap secara maksimal, salah satunya lokasi unik ini," ujar Dewi. 

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya