Penelitian Terkini, Dengar Musik Metal Mampu Kurangi Depresi

Pendengar musik metal bertema kematian ternyata mampu mengurangi depresi dan membuat kita lebih menghargai hidup.

oleh Mulyono Sri Hutomo diperbarui 22 Jul 2016, 08:49 WIB
Metallica siap merilis album terbarunya. Jika tak ada halangan, album tersebut rencananya bakal rilis tahun ini. (via riffyou.com)

Liputan6.com, Jakarta Sebuah berita menyenangkan untuk penggemar Angels of Death, Metallica, Iron Maiden, atau grup musik cadas lainnya. Penelitian terkini menunjukkan lagu bergenre black heavy metal mempengaruhi pendengarnya dan dapat menurunkan tingkat kematian atau mortalitas.

Dilansir dari laman Independent, Kamis (21/7/2016), sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Psychology of Popular Media menunjukkan bahwa mendengarkan lagu bertema kematian, memberikan dampak pendengarnya untuk lebih menghargai makna hidup

"Musik black heavy metal sering dikaitkan dengan kematian dan keadaan sekarat oleh bukan penggemar musik itu. Sedangkan penggemar black heavy metal melaporkan, mendengarkan musik metal adalah pelarian mereka dari situasi depresi dan bahkan membantu melawan niat untuk bunuh diri," tulis psikolog dari Belanda dan Jerman yang meneliti tema ini.

"Musik metal dapat memberikan dampak positif untuk para penggemarnya dan dengan demikian dapat membentuk bagian dari identitas sosial mereka," lanjutnya. Penelitian ini menggunakan landasan teori Terror Management Theory (TMT).

Simak kelanjutan artikel terkini tentang musik metal yang mampu kurangi depresi dan menurunkan tingkat kematian dengan mengeklik tautan ini.

Artikel Rekomendasi untuk Diskusi

Kenakan Burqa, Muslimah Ini Tetap Bermain Musik Metal

Demi Bayar Kuliah, Mahasiswi Ini Lelang Perawan

Pemikiran-pemikiran yang Menyebabkan Wanita Gagal Orgasme Saat Bercinta

**Ingin berbagi informasi dari dan untuk kita di Citizen6? Caranya bisa dibaca di sini.

**Ingin berdiskusi tentang topik-topik menarik lainnya, yuk berbagi di Forum Liputan6.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya