Kabut Asap Kembali Selimuti Muara Teweh

Jarak pandang pada pagi ini berkurang hingga menjadi 500 meter.

oleh Liputan6 diperbarui 03 Nov 2015, 09:56 WIB
Foto udara pemandangan wilayah Kalimantan Timur yang masih diselimuti kabut asap, Selasa (27/1). Kepala Bidang Informasi BMKG, Tirto Djatmiko mengatakan, titik api saat ini di wilayah Kalimantan relatif berkurang. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Liputan6.com, Barito Utara - Wilayah Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, kembali diselimuti kabut asap tipis pada Selasa (3/11/2015) pagi. Padahal, kemarin warga sudah bisa menghirup udara segar karena kabut asap di wilayah ini menghilang karena hujan.

"Kabut asap Selasa pagi ini kembali menyelimuti daerah ini. Padahal kemarin sempat menghilang karena hujan," kata seorang warga Muara Teweh, Rahman di Muara Teweh, Selasa (3/11/2015) seperti yang dilansir Antara.

Kepala Kelompok Tenaga Teknis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Muara Teweh Sunardi mengatakan jarak pandang pada pagi ini berkisar 500 meter.

Senin 2 November 2015 kabut asap sempat menghilang karena hujan ringan yang relatif lama. Hujan menghapus kabut asap sehingga jarak pandang menjadi sejauh 9 kilometer.

Baca Juga

"Kabut asap pada Selasa pagi kembali muncul, namun matahari masih bisa bersinar menembus kabut asap," kata Sunardi.

Sementara titik panas yang terdeteksi melalui satelit Terra/Aqua (NASA) sampai pukul 05.00 WIB tadi ada 2 titik panas di wilayah Kecamatan Lahei.

Sebelumnya, sampai pukul 05.00 WIB kemarin, ada sebanyak 17 titik api yang terpantau satelit. Belasan titik itu tersebar di 5 kecamatan yakni Kecamatan Lahei ada lima titik panas, Lahei Barat sebanyak delapan, Montallat ada 2 serta Teweh Selatan dan Teweh Tengah masing-masing satu titik api.

"Meski titik panas berkurang, namun titik api kembali menyelimuti daerah ini," ujar Sunardi. (Bob/Mut)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya