Segmen 4: Helikopter Kepresidenan hingga Preman Rusak Sekolah

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan akan menunda pembelian 3 helikopter AW 101 hingga sekolah dirusak preman.

Diterbitkan 05 Desember 2015, 05:17 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menyatakan akan menunda pembelian 3 helikopter AW 101 untuk heli kepersidenan dan tamu negara. Penundaan tersebut atas instruksi Presiden, karena dinilai tidak sesuai dengan kondisi perekonomian saat ini.

Sementara itu, SMP Negeri 2 Parung, Bogor, Jawa Barat dirusak sekelompok preman. Selain merusak fasilitas sekolah, si preman bahkan sempat menyekap penjaga sekolah.