Capaian Pre-order Samsung Galaxy S26 Series Lampaui Galaxy S25 Series, Varian Ultra Jadi Primadona

Inovasi dan peningkatan fitur pada Samsung Galaxy S26 series diklaim mendapat sambutan hangat dari konsumen Tanah Air.

Diterbitkan 02 April 2026, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Samsung Electronics Indonesia mencatatkan tren positif pada masa pemesanan awal (pre-order) lini flagship terbaru, Galaxy S26 Series.

Hasil pemesanan tahun ini diklaim mengalami peningkatan signifikan dibandingkan dengan peluncuran Galaxy S25 Series pada tahun sebelumnya.

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan, mengungkapkan bahwa inovasi dan peningkatan fitur pada Galaxy S26 series mendapat sambutan hangat dari konsumen Tanah Air.

"Tren tahun ini, hasil pre-order lebih baik dan lebih tinggi dibanding tahun sebelumnya saat Galaxy S25 Series. Improvement yang kami bawa di Galaxy S26 Series, khususnya pada varian Ultra, diterima dengan sangat baik oleh pasar," klaim Ilham, Rabu (1/4/2026) di Jakarta.

Namun demikian, ia tidak merinci jumlah unit Galaxy S26 series yang terjual dari masing-masing model.

Ilham menjelaskan bahwa Galaxy S26 Ultra masih menjadi primadona dalam total penjualan selama masa pre-order. Varian ini menjadi pilihan utama bagi para power user serta pengguna setia seri Note yang menginginkan performa tinggi.

Sementara itu, untuk varian Galaxy S26 Plus dan varian reguler (basic), keduanya menunjukkan performa yang cukup seimbang karena memiliki basis penggemar (fandom) yang spesifik.

"Pengguna varian Plus ternyata memiliki loyalitas tinggi. Data kami menunjukkan bahwa pembeli Galaxy S26 Plus didominasi oleh pengguna seri Plus sebelumnya, seperti dari seri S22 hingga S24. Begitu juga dengan pengguna seri FE yang cenderung beralih ke varian Plus karena faktor kapasitas baterai dan ukuran layar yang lebih besar, namun merasa varian Ultra terlalu besar bagi mereka," Ilham memaparkan.

 

Siklus Upgrade Lebih Cepat

Salah satu temuan menarik pada tahun ini adalah perubahan pola perilaku konsumen dalam memperbarui perangkat (upgrade).

Bila pada tahun-tahun sebelumnya mayoritas konsumen baru melakukan upgrade setelah dua generasi (misalnya pengguna Galaxy S23 beralih ke Galaxy S25), kini pengguna Galaxy S25 Ultra justru tercatat sebagai kelompok paling banyak yang melakukan trade-in ke Galaxy S26 Ultra.

Ilham menilai, kehadiran fitur-fitur baru yang tidak bisa didapatkan hanya melalui pembaruan perangkat lunak, seperti fitur Privacy Display, menjadi pemicu utama cepatnya siklus upgrade kali ini.

"Ada daya tarik berbeda di Galaxy S26 Ultra. Biasanya pengguna menunggu dua generasi, tapi sekarang pengguna satu seri sebelumnya justru yang paling cepat beralih. Inovasi seperti Privacy Display menjadi salah satu fitur yang mendorong orang untuk langsung melakukan pembaruan perangkat tanpa menunggu lebih lama," Ilham memungkaskan.

Infografis Akhir Riwayat Ponsel Black Market di Indonesia. (Liputan6.com/Trieyasni)